Demo Cipayung Menggugat di DPR Sempat Memanas, Bentangkan Spanduk Tuntut DPR RI Bersikap
Endra Kurniawan June 15, 2026 06:38 PM

 

TRIBUNNEWS.COM - Paska kenaikan BBM, aksi unjuk rasa digelar di sejumlah titik di Jakarta pada Senin (15/6/2026), dengan massa berkumpul di kawasan Monas, Patung Kuda, hingga depan Gedung DPR/MPR.

Massa dari kalangan mahasiswa hingga sejumlah elemen masyarakat pun menyuarakan tuntutan mereka. Mulai dari mendesak pemerintah menurunkan harga BBM sampai evaluasi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Selain di Jakarta, gelombang demonstrasi juga dilakukan mahasiswa di beberapa daerah, yakni Tasikmalaya, Jawa Barat dan Lampung.

Di Jakarta, aksi demo massa yang mengatasnamakan Cipayung Menggugat yang di depan gerbang DPR RI, Senayan, sempat diwarnai ketegangan pada Senin siang menjelang sore. 

Mereka membentangkan spanduk bertuliskan Cipayung Menggugat Menuntut DPR RI Bersikap yang ditempelkan di pagar DPR RI.

Sementara sejumlah orang membawa spanduk bertuliskan Prabowo-Gibran Gatal, Gagal Total.

Selama demo berlangsung, massa dan polisi sempat beradu mulut hingga terjadi aksi dorong di depan gedung DPR RI. 

Dalam tayangan video Tribunnews, terlihat beberapa orang yang mengenakan kaus warna merah dan hitam meredakan suasana pada pukul 14.29 WIB.

Seorang pria yang bertindak sebagai orator pun terdengar mengimbau pihak kepolisian agar mengamankan jalannya aksi saja. 

"Polisi kalian semua mengamankan aksi ini, bukan mengintimidasi," ucapnya.

Baca juga: Demo di Palu Bawa Tuntutan Penuhi Hak Guru Honorer, di Palembang Massa Datang Dikawal Polisi

DEMO DI JAKARTA - Aliansi Cipayung Menggugat menggelar demo di depan gerbang DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (15/6/2026). Mereka membentangkan spanduk bertuliskan Cipayung Menggungat Menuntut DPR RI Bersikap yang ditempelkan di pagar DPR RI. (Istimewa/Tribunnews)

Selanjutnya, ia kembali meminta massa untuk tidak terprovokasi.

"Teman-teman massa aksi, jangan sampai kita terprovokasi. Teman-teman tolong dengarkan, teman-teman satu komando, jangan sampai ada yang terprovokasi," lanjut pria yang mengenakan kaus putih itu.

Sempat terjadi dialog massa dengan polisi berseragam cokelat itu.
 
Demo kembali dilanjutkan, sedangkan polisi berjaga-jaga di sekitar lokasi.

Diketahui, mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Cipayung Menggugat menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI.

Mereka yang tergabung adalah Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia Jakarta Timur, Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia Jakarta Selatan, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Jakarta Timur, Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi Jakarta Timur, dan Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam Jakarta Timur

Adapun lima tuntutan yang disuarakan dalam aksi Aksi Aliansi Cipayung Menggugat, meliputi Mendesak Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka mengundurkan diri sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI, dan menuntut pendidikan gratis dan berkualitas bagi seluruh rakyat Indonesia.

Dikutip dari akun Instagram @gmnijaktim, massa juga mendesak pemerintah menurunkan harga BBM, menuntut evaluasi total terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG), dan meminta penghentian sementara Program MBG hingga dilakukan perbaikan sistem pelaksanaan.

Demo Mahasiswa di Tasikmalaya dan Lampung

Selain di Jakarta, mahasiswa di sejumlah daerah juga menggelar demo di masing-masing wilayah. Seperti demo mahasiswa tolak kenaikan harga BBM di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.

Sebelumnya, beredar di media sosial poster seruan aksi yang mengatasnamakan mahasiswa dan elemen masyarakat. Demo direncanakan akan dimulai pukul 13.00 WIB.

Massa akan berkumpul di Gedung Olahraga (GOR) Sukapura menuju di titik aksi di Balai Kota Tasikmalaya.

Aksi bertajuk TASIKUSIK VOL.2 ini, juga berencana ingin menjemput Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan dan Ketua DPRD Kota Tasikmalaya Aslim.

Massa berencana membawa kedua tokoh tersebut, untuk melakukan aksi bersama di Depot Pertamina.

DEMO MAHASISWA - Massa yang tergabung dalam Cipayung Plus dan Poros Pelajar mengepung Depot Pertamina dan Gedung DPRD Kota Tasikmalaya, Jumat (12/6/2026) tuntut kenaikan BBM.
DEMO MAHASISWA - Massa yang tergabung dalam Cipayung Plus dan Poros Pelajar mengepung Depot Pertamina dan Gedung DPRD Kota Tasikmalaya, Jumat (12/6/2026) tuntut kenaikan BBM. (Tribunpriangan.com/Jaenal Abidin)

Korlap aksi Encep Gunawan pada Jumat kemarin memastikan akan terus melakukan aksi hingga tuntutan dipenuhi.

Mereka meminta pemerintah menurunkan harga BBM dan menguatkan nilai tukar rupiah terhadap dolar.

"Kita akan terus mengawal pernyataan sikap tersebut untuk disampaikan ke pihak DPR RI, agar bisa menjadi kebijakan dan bisa menyelaraskan situasi di daerah," ucap Encep, dikutip dari Tribunpriangan.com.

"Banyak keputusan pemerintah yang timpang terhadap masyarakat. Bahkan kondisi di daerah jelas terasa tidak hanya kenaikan BBM, tapi dampaknya sembako ikut naik," lanjutnya.

Kemudian di Lampung, ratusan mahasiswa dari berbagai elemen menggelar aksi demo di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung, pada Senin (15/6/2026) siang.

Baca juga: Demo di Lampung Diwarnai Aksi Bakar Foto Presiden Prabowo, Mahasiswa: Turunkan Harga BBM

Massa berasal dari Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), hingga Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) se-Provinsi Lampung, dan mahasiswa UNILA.

Mereka menyampaikan aspirasinya mulai tolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) hingga meminta penegakan hak asasi manusia (HAM).

Masa awalnya berkumpul di Museum Lampung,  Jalan ZA. Pagar Alam No.64, Gedong Meneng, Kec. Rajabasa, Kota Bandar Lampung.

Kemudian, mereka melakukan konvoi dengan membawa atribut dan properti demo menuju ke Gedung DPRD Lampung dengan menggunakan sepeda motor.

Setiba di lokasi, massa disambut dengan kawat berduri dan penjagaan ketat anggota kepolisian.

Kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat untuk menyampaikan aspirasinya. Perwakilan mahasiswa juga sempat melakukan pembakaran ban di lokasi.

Mereka juga membakar foto Presiden Prabowo Subianto sebagai bentuk kekecewaan dengan pemerintahan saat ini. 

(Tribunnews.com/Suci Bangun DS, Endra, Tribunpriangan.com/Jaenal Abidin)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.