SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG — Seorang pekerja asal Provinsi Riau bernama Guntawa Saptono Putra ditemukan tewas setelah sempat hilang selama 23 jam akibat tabrakan antara speedboat dan perahu klotok.
Kecelakaan laut ini terjadi di perairan Desa Pantai Harapan, Kecamatan Cengal, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatra Selatan, pada Sabtu (13/6/2026) malam sekitar pukul 21.00 WIB.
Jasad karyawan PT SSL asal Kabupaten Pelalawan, Riau, tersebut berhasil dievakuasi oleh tim gabungan pada Minggu (14/6/2026) malam sekitar pukul 20.00 WIB.
Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan posisi terseret arus sejauh 900 meter dari lokasi tabrakan.
Kasat Polairud Polres OKI, Iptu Samuel Yuri Ericson, membenarkan penemuan jasad korban setelah dilakukan penyisiran intensif oleh personel Satpolairud, Kamla, pihak perusahaan, pemerintah desa, dan warga setempat.
"Jenazah korban kini berada di RS Bhayangkara untuk penanganan lebih lanjut dan selanjutnya akan segera dibawa ke Pekanbaru untuk diserahkan kepada pihak keluarga," ujar Iptu Samuel, Senin (15/6/2026) siang.
Kecelakaan bermula saat speedboat yang dikemudikan oleh Latip bertabrakan dengan perahu klotok yang dikemudikan oleh Ambo Alang.
Benturan keras di tengah gelapnya malam tersebut menyebabkan korban yang berada di salah satu kapal terlempar ke air hingga tenggelam.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti serta kronologi lengkap dari kecelakaan laut yang merenggut nyawa pekerja rantau tersebut.