Aksi di Depan Gerbang Pancasila DPR, Massa Lempar Botol hingga Batu saat Soroti Isu Ekonomi dan HAM
Eko Sutriyanto June 15, 2026 08:35 PM

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aksi demonstrasi mahasiswa di depan Gerbang Pancasila DPR RI, Jalan Gerbang Pemuda, Jakarta Pusat sempat diwarnai ketegangan, Senin (15/6/2026) sore.

Massa yang merupakan gabungan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di Tangerang terlihat melemparkan botol air mineral hingga batu ke arah dalam kompleks parlemen saat menyampaikan aspirasi mereka.

Berdasarkan pantauan Tribunnews.com di lokasi sekitar pukul 17.21 WIB, aksi tersebut berlangsung di bawah pengawalan ketat aparat kepolisian.

Gerbang Pancasila DPR telah ditutup guna mencegah massa memasuki area kompleks parlemen.

Di tengah aksi, seorang orator terus membakar semangat peserta demonstrasi melalui pengeras suara dengan meneriakkan seruan perjuangan dan perubahan.

"Revolusi, revolusi," teriak orator yang disambut massa aksi.

Baca juga: Satu Unit Sepeda Motor Dibakar Massa Aksi Demontrasi di Gedung DPR

Meski sempat terjadi pelemparan benda ke arah kompleks DPR, aparat keamanan tetap berjaga di sejumlah titik untuk memastikan demonstrasi berlangsung kondusif dan tidak meluas menjadi bentrokan.

Selain menyampaikan orasi, mahasiswa juga membentangkan spanduk berukuran besar yang dipasang tepat di Gerbang Pancasila.

Spanduk tersebut memuat sejumlah tuntutan yang mencerminkan kegelisahan mahasiswa terhadap berbagai persoalan nasional.

Isu yang diangkat tidak hanya berkaitan dengan kondisi ekonomi, seperti pelemahan nilai tukar rupiah yang dinilai berdampak pada daya beli masyarakat, tetapi juga menyentuh persoalan hak asasi manusia dan penegakan hukum.

Salah satu isu yang menjadi sorotan massa adalah kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus.

Mahasiswa menilai kasus tersebut perlu mendapat perhatian serius karena menyangkut perlindungan terhadap aktivis dan ruang kebebasan sipil.

Aksi ini menunjukkan bahwa demonstrasi mahasiswa tidak hanya berfokus pada isu kampus atau pendidikan, melainkan juga merespons perkembangan politik, ekonomi, dan HAM yang dianggap berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat luas.

Hingga menjelang petang, massa aksi mulai berangsur meninggalkan lokasi.

Meski sempat terjadi ketegangan, demonstrasi berakhir tanpa upaya massa memasuki kompleks parlemen dan situasi di sekitar DPR RI tetap berada dalam pengawasan aparat keamanan.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.