Panen Perdana Jagung Yonif TP 906/Sanalenggam: Wujud Nyata Ketahanan Pangan di Pakpak Bharat
AbdiTumanggor June 15, 2026 09:27 PM

TRIBUN-MEDAN.COM - Batalyon Infanteri TP 906/Sanalenggam menggelar panen perdana jagung di lahan seluas 6 hektar di Desa Penanggalen Binanga Boang, Kecamatan Salak, Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara, Senin (15/6/2026).

Kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus memperkuat peran TNI dalam pembangunan wilayah.

Komandan Brigade Infanteri TP 37/Hujur Siringgis, Kolonel Inf. Saiful Rizal, S.Hub.Int, M.HI, hadir langsung dalam kegiatan ini.

Ia menegaskan bahwa keberadaan Yonif TP tidak hanya berfungsi sebagai satuan tempur, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam mendukung ketahanan pangan.

“Keberadaan Yon TP memang adalah sebagai fungsi ketahanan pangan, namun Batalyon secara umum adalah untuk mendukung pertahanan keamanan. Kenapa ketahanan pangan? Karena pangan ini adalah kebutuhan krusial yang perlu kita siapkan baik secara regional untuk mendukung ketahanan nasional. Saya lihat jagung di sini sangat bagus. Wilayah ini cukup subur untuk mendukung ketahanan pangan, kita akan bentuk Pakpak Bharat ini menjadi daerah yang betul-betul tahan dalam sisi pangan,” jelas Kolonel Saiful Rizal.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat yang dinilai sangat antusias mendukung keberadaan Yonif TP.

Batalyon Infanteri TP 906/Sanalenggam menggelar panen perdana jagung di lahan seluas 6 hektar di Desa Penanggalen Binanga Boang, Kecamatan Salak, Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara, Senin (15/6/2026).
Batalyon Infanteri TP 906/Sanalenggam menggelar panen perdana jagung di lahan seluas 6 hektar di Desa Penanggalen Binanga Boang, Kecamatan Salak, Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara, Senin (15/6/2026). (TRIBUN MEDAN/Diskominfo Pakpak Bharat)

Panen Perdana: 40 Ton Jagung Kering

Sementara, Komandan Yonif TP 906/Sanalenggam, Letkol Inf. Rachmat Shaleh, SH, M.Han, melaporkan bahwa panen perdana dari lahan Integrated Farming seluas 6 hektar menghasilkan sekitar 40 ton jagung kering.

“Dari lahan seluas 6 hektar yang kami kelola ini, hari ini kita dapat memanen jagung sebanyak lebih kurang 40 ton. Capaian ini adalah hasil kerja keras, keringat, dan doa kita semua. Tentu semua ini tidak lepas dari dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat, pendampingan para Penyuluh Pertanian Lapangan, serta restu dari orang tua kami para Tokoh Adat dan Tokoh Agama,” ungkap Letkol Rachmat Shaleh.

Di tempat yang sama, Sekretaris Daerah Pakpak Bharat, Jalan Berutu, S.Pd, MM, yang hadir mewakili Bupati Franc Bernhard Tumanggor, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung program ketahanan pangan yang digagas oleh Yonif TP 906.

“Kami sangat mendukung upaya ketahanan pangan ini, sejalan dengan upaya Bapak Bupati juga dalam mewujudkan kemandirian pangan di Kabupaten Pakpak Bharat,” jelas Jalan Berutu.

Peran Yonif TP 906/Sanalenggam
Yonif TP 906/Sanalenggam merupakan bagian dari Brigade Infanteri TP 37/Hujur Siringgis, bermarkas di Kabupaten Pakpak Bharat.

Selain berfungsi sebagai satuan tempur TNI AD, batalyon ini juga berperan dalam pertahanan teritorial dan percepatan pembangunan wilayah, termasuk sektor pertanian sebagai penopang ketahanan pangan.

Panen perdana ini bukan sekadar pencapaian produksi, tetapi juga simbol sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun kemandirian pangan.

Dengan hasil yang menjanjikan, langkah Yonif TP 906/Sanalenggam diharapkan menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk mengoptimalkan potensi pertanian lokal.

(*/Tribun-medan.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.