TribunGayo.com, REDELONG - Wakil Bupati (Wabup) Bener Meriah, Ir H Armia, memimpin langsung Apel Pencanangan Komitmen Bersama Sensus Ekonomi 2026 yang berlangsung di halaman Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh, Senin (15/6/2026).
Baca juga: Sering Dipertanyakan Warga, Ternyata Ini Alasan Pemkab Bener Meriah Belum Perbaiki Jalan Enang-enang
Dalam arahannya, Wabup Armia menegaskan bahwa apel komitmen ini bukan sekadar agenda seremonial belaka.
Kegiatan ini merupakan wujud nyata dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bener Meriah demi menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 yang diinisiasi oleh BPS guna memotret gambaran menyeluruh terkait struktur perekonomian nasional.
Sensus yang digelar setiap sepuluh tahun sekali ini bakal mendata berbagai aktivitas usaha non-pertanian di seluruh Indonesia, mulai dari skala mikro, kecil, menengah, hingga perusahaan besar.
Tujuannya adalah untuk menghasilkan basis data ekonomi yang lengkap, akurat, dan tepercaya yang dijadwalkan berlangsung secara nasional pada periode Mei hingga Agustus 2026.
"Kita memahami bahwa pembangunan daerah yang berkualitas harus didasarkan pada data yang akurat, lengkap, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Di era yang penuh dinamika ini, pemerintah dituntut mengambil keputusan cepat, tepat, dan berbasis fakta," ujar Armia.
Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan dan Pemkab Bener Meriah Validasi Data Petani Sawit
Lebih lanjut, Armia memaparkan bahwa Negeri Atu Gajah sebutan untuk Bener Meriah memiliki potensi ekonomi yang luar biasa.
Mulai dari sektor pertanian, perkebunan, perdagangan, UMKM, industri rumah tangga, ekonomi kreatif, hingga berbagai usaha produktif lainnya yang selama ini menjadi urat nadi perekonomian masyarakat bumi Gayo tersebut.
Menurutnya, seluruh potensi daerah ini harus dipetakan dengan matang.
Oleh karena itu, ia mengajak seluruh jajaran aparatur pemerintah kabupaten, pemangku kepentingan (stakeholders), serta elemen masyarakat untuk ikut mengawal dan menyukseskan agenda nasional ini.
"Mari kita pastikan, ketika petugas sensus datang, masyarakat memberikan data yang benar, jujur, dan lengkap. Melalui pencanangan komitmen bersama ini, Pemkab Bener Meriah siap bersinergi dengan BPS agar pelaksanaan lapangan berjalan lancar.
Sehingga hasilnya nanti bisa menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran dan berkeadilan," tegasnya.
Menutup amanatnya, orang nomor dua di Kabupaten Bener Meriah ini mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya diukur dari besarnya alokasi anggaran atau banyaknya program yang diluncurkan, melainkan dari kualitas data yang mendasari pengambilan kebijakan tersebut.
"Karena itu, saya mengajak kita semua, mari bersama-sama menyukseskan Sensus Ekonomi 2026," pungkas Wabup Armia. (***Bustami***)
Baca juga: Pemkab Bener Meriah Siapkan Jutaan Bibit Kopi untuk Petani, Pulihkan Lahan Pascabencana