Penjualan Pertamax SPBU Tapak Kuda Kendari Turun 4.000 KL per Hari Setelah Harga Naik Jadi Rp16.650
Desi Triana Aswan June 15, 2026 10:47 PM

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI – Penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax di SPBU Tapak Kuda, Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), mengalami penurunan setelah adanya penyesuaian harga oleh Pertamina.

Pertamina melakukan penyesuaian harga Pertamax di Sultra dari Rp12.600 menjadi Rp16.650 atau naik Rp4.050 mulai 10 Juni 2026.

Pengawas SPBU Tapak Kuda Kendari, Jahidin Tomok, mengatakan volume penjualan Pertamax sebelum kenaikan harga mencapai sekitar 22.000 kiloliter (KL) per hari.

Namun, setelah harga naik menjadi Rp16.650 per liter, jumlah penjualan turun menjadi sekitar 18.000 KL per hari.

“Jadi selisih penurunannya itu sekitar 4.000 KL per hari,” kata Jahidin saat dikonfirmasi Tribunnewssultra.com, Senin (15/6/2026).

Baca juga: Antrean Pertamax di SPBU Tapak Kuda Kendari Tampak Sepi Usai Alami Kenaikan Harga Jadi Rp16.650

Meski demikian, Staf Humas PT Pertamina Patra Niaga Marketing Operation Region (MOR) Sulawesi, Yukoana, mengatakan penyaluran BBM subsidi maupun nonsubsidi tetap berjalan normal.

Stok tersedia dan seluruh SPBU beroperasi melayani kebutuhan masyarakat.

Bahkan, masyarakat tetap dapat memilih produk BBM sesuai spesifikasi kendaraan masing-masing. 

“Kalau harga Pertalite masih Rp10 ribu per liter dan Biosolar Rp6.800 per liter, tidak mengalami perubahan karena masih mengikuti ketentuan pemerintah,” jelasnya. (*)

(TribunnewsSultra.com/Dewi Lestari)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.