Amalan Sunah Berpuasa di Bulan Muharram 1448 H, Simak Penjelasan Ustadz Khalid Basalamah
M.Risman Noor June 15, 2026 11:52 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID - Memasuki Muharram, ada amalan yang disunahkan dilaksanakan umat muslim.

Amalan puasa pada tanggal 9 dan 10 Muharram dipaparkan Ustadz Khalid Basalamah ada sunah menganjurkan.

Dua hari puasa ini dikenal dengan Hari Tasu'a dan Asyura sesuai sunah Nabi Muhammad SAW.

Ustadz Khalid Basalamah menjelaskan tanggal 9 dan 10 Muharram ada sunnahnya umat muslim berpuasa dua hari.

"Sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW perintahkan kita berpuasa di Hari Tasu'a dan Asyura, dikerjakan satu bulan setelah bulan Zulhijah," jelas Ustadz Khalid Basalamah dikutip Banjarmasinpost.co.id dari kanal youtube Kajian Ar-Rahman.

Landasan hadist puasa Asyura yakni ada seorang sahabat datang kepada Nabi SAW tepatnya pada 10 Muharram selepas shalat Dhuha dan berkata orang-orang Yahudi sedang berpuasa.

Baca juga: Orangtua Paksa 3 Anak Jadi Manusia Silver, Tak Berani Pulang Bila Tak Capai Target

Baca juga: Sambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, YNS Center Gelar Doa Bersama 

Nabi Muhammad pun berusaha mencari tahu melalui sahabat-sahabatnya yang bertanya kepada kaum Yahudi.

"Ternyata kaum Yahudi puasa di 10 Muharram adalah hari dimana Allah selamatkan Nabi Musa As dari kejaran Fir'aun, mereka puasa sebagai tanda syukur kepada Allah," paparnya.

Mengetahui hal itu, lantas Rasulullah SAW merasa umat Islam lebih berhak atas Nabi Musa As, maka diperintahkan untuk puasa di 10 Muharram.

Fadhilah puasa Asyura di 10 Muharram adalah dapat menghapus dosa di 365 hari telah lewat atau setahun yang lalu.

Alasan puasa di Hari Tasu'a yakni agar umat muslim tidak sama dengan kaum Yahudi.

Ustadz Khalid Basalamah pun mengimbau jangan menunda-nunda amal shaleh selagi masih bisa dikerjakan dan sampai pada ajal menjemput.

"Kita tidak tahu sampai mana peluang untuk beramal shaleh, berubah jadi yang lebih baik dan shaleh adalah prestasi, tetap dalam keterpurukan adalah kesalahan fatal, maksimal dalam ibadah dan harus kita sendiri yang berubah," tukas Ustadz Khalid Basalamah.

Tata Cara Puasa Tasu'a dan Asyura 

Tata cara Puasa Asyura sama dengan tata cara puasa lainnya secara umum, di antaranya:

1. Melafalkan niat

Jangan lupa berpuasa Asyura didasari dengan niat telebih dahulu.

2. Makan sahur

Disunnahkan makan sahur sebelum terbit fajar.

Namun, tidak makan sahur pun (misalnya terlambat bangun) tidak apa-apa jika kuat, dalam artian puasa tetap sah.

3. Menahan diri dari segala hal yang membatalkan puasa

Saat berpuasa, hendaknya senantiasa untuk menahan diri dari makan, minum serta hal lain yang dapat membatalkan puasa, sejak terbit fajar hingga tenggelamnya matahari, atau waktu Maghrib.

4. Berbuka puasa

Disunnahkan menyegerakan berbuka puasa ketika matahari terbenam, yakni bersamaan dengan masuknya waktu Maghrib.

(Banjarmasinpost.co.id/Mariana)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.