Ambon (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku bersama Kedutaan Besar Prancis untuk Indonesia memperkuat kerja sama di bidang pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan pariwisata guna mendukung peningkatan kualitas pendidikan serta promosi potensi wisata daerah.
Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa di Ambon, Senin, mengatakan penguatan kerja sama tersebut menjadi salah satu fokus pembahasan saat menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Prancis untuk Indonesia Fabien Penone beserta jajaran Kedutaan Prancis di ruang kerjanya.
"Kami membahas peluang kerja sama yang lebih luas, khususnya dalam pengembangan sumber daya manusia melalui pendidikan dan pendidikan vokasi, serta promosi sektor pariwisata Maluku yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan," kata Hendrik.
Menurut dia, hubungan baik antara Maluku dan Prancis dapat menjadi pintu masuk untuk meningkatkan kualitas SDM daerah sekaligus memperkenalkan destinasi wisata unggulan Maluku ke tingkat internasional.
Ia menjelaskan sektor pendidikan menjadi salah satu bidang yang mendapat perhatian dalam pertemuan tersebut, termasuk peluang pengembangan pendidikan vokasi yang disesuaikan dengan kebutuhan pembangunan daerah.
Selain itu, Pemprov Maluku juga mendorong kerja sama yang dapat membuka akses bagi generasi muda di daerah itu untuk memperoleh pengalaman dan peningkatan kapasitas melalui program pendidikan maupun pelatihan yang relevan.
Di bidang pariwisata, Hendrik mengatakan Maluku memiliki beragam destinasi yang berpotensi menarik minat wisatawan mancanegara, termasuk kawasan Kepulauan Banda yang memiliki nilai sejarah kuat terkait hubungan Indonesia dan Eropa.
"Kami berharap promosi pariwisata Maluku dapat semakin diperkuat melalui kerja sama dengan Prancis sehingga potensi daerah ini semakin dikenal dunia internasional," ujarnya.
Dalam pertemuan itu, kata Hendrik, turut dibahas rencana kunjungan kapal pesiar Prancis ke Ambon dan Banda pada tahun mendatang yang diharapkan dapat mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat setempat.
Duta Besar Prancis untuk Indonesia Fabien Penone bersama rombongan hadir didampingi Konselor Kerja Sama Kedutaan Prancis Jules Irrmann dan Konselor Politik Kedutaan Prancis Martin Albert.
Melalui pertemuan itu Pemprov Maluku terbuka untuk memperluas kerja sama dengan berbagai mitra internasional guna mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan, khususnya dalam peningkatan kualitas SDM dan pengembangan sektor pariwisata sebagai penggerak ekonomi daerah.





