Jakarta (ANTARA) - Federasi Sepak Bola Tunisia (FTF) dilaporkan memecat pelatih Sabri Lamouchi di tengah berlangsungnya Piala Dunia 2026, setelah Tunisia menelan kekalahan telak 1-5 dari Swedia pada laga perdana Grup F.

"Kesepakatan resmi telah tercapai untuk memberhentikan pelatih Sabri Lamouchi. Saat ini sedang dilakukan proses penunjukan Mondher Kebaier sebagai pelatih tim nasional untuk sementara," demikian pernyataan FTF dikutip dari laporan The Guardian pada Selasa.

Lamouchi harus mengakhiri masa jabatannya hanya beberapa bulan setelah ditunjuk sebagai pelatih Tunisia pada Januari 2026.

Menurut laporan The Guardian, pelatih asal Prancis berusia 54 tahun itu sebenarnya sudah berada dalam tekanan setelah Tunisia juga kalah telak 0-5 dari Belgia dalam laga uji coba Pra-Piala Dunia di Brussels.

Kekalahan dari Swedia menjadi hasil yang memperburuk situasi Tunisia di Grup F. Tim berjuluk El Aigles de Carthage tersebut selanjutnya akan menghadapi Jepang pada Minggu (21/6) di stadion yang sama di Guadalupe, tempat mereka mengalami kekalahan dari Swedia. Setelah itu, Tunisia akan menutup fase grup dengan menghadapi Belanda di Kansas City.

Lamouchi bukan sosok asing di panggung Piala Dunia. Dia sebelumnya pernah menangani Pantai Gading pada Piala Dunia 2014 di Brasil, tetapi gagal membawa tim tersebut lolos dari fase grup.

Dengan pergantian pelatih di tengah turnamen, Tunisia berharap dapat segera bangkit dan menjaga peluang mereka untuk melaju ke babak berikutnya di Piala Dunia 2026.