TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru, menghadiri nonton bareng (nobar) kebangsaan di Kampung Piala Dunia Fanimo, Fanindi Pantai, Manokwari, Selasa (16/6/2026).
Kehadiran Pangdam menambah semarak suasana nobar ratusan warga yang menyaksikan pertandingan Spanyol vs Cape Verde yang berakhir dengan skor imbang 0-0 Selasa dini hari.
Fanimo sendiri saat ini menjadi salah satu peserta dalam lomba Kampung Piala Dunia tingkat nasional.
Antusiasme masyarakat terlihat sepanjang jalannya pertandingan, yang sekaligus menjadi sarana mempererat hubungan antara warga, pemuda, pemerintah, dan aparat keamanan.
Dalam kesempatan itu, Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru mengajak masyarakat untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban selama rangkaian kegiatan Piala Dunia 2026 di tingkat kampung maupun menjelang pelaksanaan Pesparawi Nasional XIV di Manokwari.
Baca juga: Polda Papua Barat Imbau Tertib Lalu Lintas saat Konvoi Piala Dunia 2026
“Selain menyaksikan pertandingan Piala Dunia, saya mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban. Dalam waktu dekat Manokwari juga akan menjadi tuan rumah Pesparawi Nasional XIV, sehingga situasi yang aman dan kondusif harus terus kita jaga bersama,” ujarnya.
Pangdam menilai semangat kebersamaan yang ditunjukkan masyarakat Fanimo merupakan modal penting dalam menjaga persatuan dan keharmonisan.
Ia juga mendorong dukungan penuh bagi Kampung Fanimo yang mewakili daerah dalam lomba tingkat nasional.
“Saya berharap Kampung Piala Dunia Fanimo dapat menjadi juara. Semangat gotong royong dan kebersamaan yang ditunjukkan masyarakat malam ini harus terus dipertahankan,” katanya.
Koordinator Pemuda Fanimo, Worandeni Taribaba, turut mengajak warga menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan lingkungan.
Baca juga: Momen Piala Dunia 2026, Fans Der Panzer Jerman Konvoi Keliling Kota Fakfak Papua Barat
Menurutnya, aspek tersebut menjadi bagian penting dalam penilaian lomba Kampung Piala Dunia.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan lingkungan. Semua aspek itu menjadi bagian dari penilaian lomba, sehingga diperlukan dukungan seluruh warga,” ujarnya.
Worandeni optimis Fanimo mampu meraih hasil terbaik apabila masyarakat tetap kompak, menjaga lingkungan, dan mendukung setiap kegiatan yang dilaksanakan.
Selain menjadi ajang hiburan, nobar Piala Dunia 2026 di Kampung Fanimo juga menjadi wadah memperkuat kebersamaan warga sekaligus menunjukkan kesiapan masyarakat Manokwari menyambut berbagai agenda nasional, termasuk Pesparawi Nasional XIV yang akan diikuti kontingen dari 38 provinsi di Indonesia.