Harga Minyak Goreng Mahal, Pedagang Gorengan di Banyuasin Terpaksa Perkecil Ukuran Jualan
Shinta Dwi Anggraini June 16, 2026 03:01 PM

TRIBUNSUMSEL.COM, BANYUASIN -- Pedagang gorengan di Kabupaten Banyuasin, Sumsel mengeluhkan harga minyak goreng yang saat ini masih terbilang mahal.

Sejumlah pedagang gorengan yang ditemui TribunSumsel.com di beberapa titik Jalintim Palembang-Betung Banyuasin mengatakan, mereka tetap membeli minyak goreng curah yang harganya cukup mahal saat ini.

Karena untuk membeli minyak goreng kemasan pasti akan lebih mahal dan jumlah liternya juga kurang.

"Sekarang minyak goreng curah Rp22 ribu per liternya. Tetap beli, karena itu penting bagi pedagang gorengan. Tidak beli minyak goreng curah, tidak bisa goreng," ungkap Egi, salah satu pedagang gorengan di Jalintim Palembang-Betung, Selasa (16/6/2026). 

Sudah beberapa bulan terakhir ini, para pedagang gorengan mengaku harus memutar otak agar mereka tetap bisa berjualan, dengan mengurangi bahan baku hingga mengecilkan ukuran gorengan yang mereka jual.

Namun, ada pula pedagang yang memilih menaikan harga gorengan yang mereka jual ketimbang memperkecil ukuran gorengan.

Harga gorengan yang dijual pedagang gorengan ini bervariasi, mulai dari Rp1.000 bahkan sampai Rp5.000 untuk tiga gorengan.

Ini salah satu cara agar para pedagang gorengan tetap bisa berjualan dan menghidupi keluarganya. 

Mereka mengaku tidak dapat berbuat banyak dengan harga bahan baku yang saat ini serba mahal.

"Katanya penghasil sawit dan CPO terbesar, tetapi harga minyak goreng masih mahal. Minyak goreng curah saja mahal, apalagi minyak goreng kemasan. Sekarang serba mahal dan serba susah, apalagi orang kecil seperti kami ini," kata sejumlah pedagang gorengan yang ditemui.

Mereka mengaku dalam sehari bisa menghabiskan 8–10 liter minyak goreng curah.

Itu baru sisi minyak goreng yang harganya saat ini Rp22 ribu, yang sudah harus merogoh modal cukup besar hanya untuk minyak goreng.

Belum lagi bahan baku lain, seperti tepung hingga sayur untuk membuat bakwan.

Para pedagang gorengan berharap dari pemerintah memang ada perhatian kepada pedagang kecil.

Tidak harus memberikan bantuan yang muluk-muluk, hanya mempermurah harga yang ada di pasaran.

Sehingga, perekonomian juga dapat berjalan dan mereka tetap bisa berjualan dan lancarnya pemasukan.

"Tolonglah pemerintah, bahan-bahan mahal sekarang ini. Mana untuk dapat BBM harus antre panjang, apa pemerintah ini tidak melihat ke bawah. Kami ini ada juga anak dan istri yang perlu makan dan penghidupan. Mana yang beli banyak yang berkurang dan otomatis penghasilan juga berkurang," pungkasnya.

 

 

Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp TribunSumsel.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.