BREAKING NEWS BEM SI Jatim Siapkan Aksi 17 Juni 2026, Gelar Demonstrasi di Grahadi Surabaya
Titis Jati Permata June 16, 2026 04:32 PM

 

SURYA.co.id, SURABAYA – Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Jawa Timur bersiap menggelar aksi demonstrasi di Surabaya, Jawa Timur, pada Rabu (17/6/2026). 

Sejumlah kampus yang tergabung dalam BEM SI dijadwalkan turun ke jalan membawa lima tuntutan yang ditujukan kepada pemerintah.

Konsolidasi Lanjutan

Koordinator Wilayah BEM SI Jawa Timur Muhammad Aqomaddin mengatakan persiapan aksi masih terus dimatangkan. 

Pembahasan mengenai teknis lapangan maupun keterlibatan kampus peserta aksi masih dilakukan melalui konsolidasi lanjutan.

Baca juga: Demo Di Depan DPRD Surabaya, Mahasiswa Tuntut Perbaikan Ekonomi dan Evaluasi MBG

"Kami rencana aksi hari Rabu. Terkait kampus mana saja yang akan turun aksi, masih kita follow up," kata Aqomaddin kepada SURYA.co.id, Selasa (16/6/2026).

Ia menambahkan, penentuan titik aksi juga masih menunggu hasil rapat teknis lapangan yang akan digelar menjelang demonstrasi.

Demo di Depan Gedung Grahadi Surabaya

Sementara itu, Presiden BEM Universitas Airlangga (Unair), Rizki Senja memastikan mahasiswa Unair akan ikut turun dalam aksi tersebut. 

Menurutnya, BEM Unair yang merupakan bagian dari BEM SI akan menginisiasi demonstrasi di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

"Insyaallah kami akan aksi tanggal 17 Juni di Grahadi. BEM Unair akan menginisiasi aksi demonstrasi dan mengajak elemen lainnya," ujar Rizki.

Ia menjelaskan aksi tidak hanya terbuka bagi mahasiswa Unair, tetapi juga berbagai elemen masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap isu-isu yang diangkat dalam demonstrasi.

"BEM Unair tergabung di BEM SI. Untuk aksi besok, teman-teman Unair menginisiasi aksi dan kami membebaskan semua elemen untuk bergabung," katanya.

Lima Tuntutan Utama

Dalam aksi tersebut, mahasiswa membawa lima tuntutan utama. 

Mereka mendesak pemerintah menghentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), mencabut Undang-Undang Polri dan Undang-Undang TNI, serta menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM).

Selain itu, mahasiswa juga menolak praktik militerisme dan meminta pemerintah mengambil langkah konkret untuk memperkuat nilai tukar rupiah di tengah tekanan ekonomi yang masih dirasakan masyarakat.

Sekilas tentang BEM SI

Sebagai informasi BEM SI adalah aliansi nasional yang menghimpun badan eksekutif mahasiswa (BEM) dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. 

Organisasi ini dibentuk sebagai wadah konsolidasi gerakan mahasiswa untuk menyuarakan aspirasi terkait isu pendidikan, sosial, ekonomi, lingkungan, demokrasi, hingga kebijakan publik.

Di Jawa Timur, BEM SI Jatim beranggotakan 44 BEM perguruan tinggi negeri maupun swasta. 

Forum ini rutin menggelar konsolidasi, kajian kebijakan, diskusi publik, hingga aksi demonstrasi sebagai bentuk penyampaian sikap terhadap isu-isu yang dinilai berdampak pada masyarakat.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.