JK Bicara Kondisi Indonesia yang Dipenuhi Gelombang Protes Mahasiswa, Namun Diam Soal MBG
Kemal Setia Permana June 16, 2026 06:11 PM

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 sekaligus Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI), Jusuf Kalla (JK), angkat bicara terkait kondisi negara Indonesia yang kini tengah mendapat sorotan publik.

Seperti diketahui, saat ini masyarakat banyak yang memprotes kebijakan Presiden Prabowo Subianto. Bahkan, gelombang demonstrasi mahasiswa terus terjadi di berbagai daerah, termasuk di Kota Bandung.

Saat dimintai pandangannya mengenai kondisi Indonesia saat ini, Jusuf Kalla tidak menjelaskan secara spesifik berbagai isu yang tengah berkembang.

Ia justru mengajak masyarakat mendukung langkah pemerintah agar bisa memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

"Nanti lah itu, kita dukung pemerintah untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat, untuk rakyat secara keseluruhan," ujar Jusuf Kalla saat ditemui di Masjid Agung Bandung, Selasa (16/6/2026).

Baca juga: Farhan Evaluasi Izin Tempat Hiburan Malam yang Nekat Beroperasi Saat Hari Besar Keagamaan

Namun ketika ditanya lebih lanjut mengenai aksi demonstrasi mahasiswa dan kritik terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG), dia tidak memberikan respons dan memilih mengakhiri komentarnya terkait isu tersebut.

Jusuf Kalla yang memakai pakaian putih dan peci hitam memilih berjalan santai sambil dikawal ketat sejumlah Paspampres.

Sebelum menjawab kondisi Indonesia, dia sempat mengajak masyarakat untuk memakmurkan masjid.

"Masjid juga disamping kita makmurkan, bagaimana meningkatkan kemakmuran kepada masyarakat, itu antara lain," ujar Jusuf Kalla.

Dalam aksi itu, mahasiswa mendesak pemerintah untuk menghentikan pemborosan APBN. Dalam tuntutan ini terdapat tiga poin utama, yaitu menghentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG), menghentikan program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), serta menghentikan pemborosan anggaran untuk kunjungan luar negeri (KLN). 

Baca juga: Hina Fisik Pendemo yang Protes MBG, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon dari Gerindra Banjir Kecaman

Perwakilan mahasiswa, Abdurrahman Muhammad Abdul Malik, mengatakan pada masa pemerintahan saat ini, frekuensi kunjungan luar negeri yang dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto memang lebih tinggi jika dibandingkan dengan presiden di periode-periode yang sebelumnya.

"Kedua, kami menyoroti apa yang kami nilai sebagai gejala kembalinya praktik-praktik Orde Baru. Kami melihat adanya penguatan dwifungsi TNI dan Polri," ucap Abdurrahman.

Kendati demikian, dia menegaskan, bahwa aksi ini bukan semata-mata gerakan mahasiswa, melainkan bentuk keresahan masyarakat terhadap ketidakadilan dan tindakan yang dinilai sebagai bentuk kesewenang-wenangan pemerintah saat ini. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.