Bocor Rekaman Ejekan ke Son Heung-min, Timnas Korea Selatan Boikot Media Lokal di Piala Dunia 2026
Arif Tio Buqi Abdulah June 16, 2026 08:30 PM

TRIBUNNEWS.COM - Timnas Korea Selatan mengawali perjalanan mereka di Grup A Piala Dunia 2026 dengan hasil positif.

Bertanding di Estadio Akron, Meksiko, Korea Selatan sukses mengalahkan Republik Ceko dengan skor 2-1, Jumat (12/6/2026).

Berbicara soal Korea Selatan, mereka disebut sebagai salah satu tim Asia yang berpotensi melangkah jauh di Piala Dunia 2026.

Hal itu disampaikan Presiden Pena Real Madrid de Indonesia (PRMI), Syahrul Fauzi, ketika dihubungi Tribunnews, Senin (15/6/2026).

"Melihat dari potensi, melihat dari pandangan saya sih Jepang dan Korea Selatan mungkin tetap menjadi langganan untuk bisa lolos dari fase grup ini ya," kata Syahrul.

Namun di sisi lain, perjalanan Korea Selatan di Piala Dunia 2026 turut diwarnai kontroversi di luar lapangan.

Baca juga: Sorotan Piala Dunia 2026: Hasil Langka Terjadi, Mesir dan Selandia Baru Akhiri Puasa Gol Ribuan Hari

SPOT SELFIE - Instalasi 48 negara peserta Piala Dunia 2026 jadi spot selfie warga terpasang di depan Museum Titik Nol Pasoepati, Surakarta, Jawa Tengah, Rabu (10/6/2026). (Tribun-Video/Faiz Fadhilah)
SPOT SELFIE - Instalasi 48 negara peserta Piala Dunia 2026 jadi spot selfie warga terpasang di depan Museum Titik Nol Pasoepati, Surakarta, Jawa Tengah, Rabu (10/6/2026). Timnas Korea Selatan memboikot jurnalis asal negara sendiri setelah muncul rekaman percakapan yang menyinggung kapten tim, Son Heung-min. (Tribunnews.com/Faiz Fadhilah)

Baru-baru ini, tim berjuluk Taegeuk Warriors itu mengambil langkah tegas dengan memboikot jurnalis asal negaranya yang meliput Piala Dunia 2026.

Keputusan tersebut muncul setelah beredarnya rekaman percakapan yang berisi komentar bernada ejekan terhadap kapten tim, Son Heung-min.

Dalam rekaman yang beredar, seorang jurnalis media Korea Selatan menyinggung status militer Son Heung-min yang belum menjalani wajib militer penuh selama dua tahun.

Karena memang, Son mendapatkan keringanan setelah membawa Korea Selatan meraih medali emas Asian Games 2018 Jakarta-Palembang.

Atas prestasi tersebut, Son hanya diwajibkan menjalani pelatihan militer dasar selama tiga minggu, bukan kewajiban penuh selama 21 bulan.

Pemerintah Korea Selatan memang memberlakukan kebijakan itu kepada atlet yang meraih prestasi tertentu di ajang besar seperti Asian Games, Olimpiade, atau kejuaraan dunia.

Baca juga: Prediksi Skor Argentina vs Aljazair di Piala Dunia 2026, Magis Messi Bakal Jadi Pembeda

Selain isu militer, rekaman tersebut juga memuat komentar yang menyinggung performa Son di lapangan.

Seorang jurnalis disebut mengomentari gaya berlari Son saat laga melawan Republik Ceko.

"(Cara dia berlari) itu karena dia kapten tim? Dia seperti sedang berlari saat wajib militer. Apa karena dia kapten," kata seorang wartawan, dikutip dari Sports News.

"Orang-orang ini mana tahu soal kemiliteran," cibir wartawan lainnya.

Ucapan tersebut kemudian dianggap merendahkan Son dan memicu kemarahan publik serta internal tim.

Timnas Korea Selatan Boikot Media Lokal

Merespons situasi tersebut, skuad asuhan Hong Myung-bo dikabarkan langsung mengambil sikap dengan memboikot media lokal.

Tim menolak memberikan wawancara, terutama di area mixed zone setelah pertandingan maupun sesi latihan.

Selain itu, sejumlah agenda media seperti konferensi pers pemain dan wawancara resmi dikurangi bahkan dibatalkan.

Pengamanan di lokasi latihan juga diperketat.

Dalam pernyataan resminya, Asosiasi Sepak Bola Korea (KFA) menegaskan bahwa saat ini tim sedang fokus menatap laga selanjutnya.

KFA juga menyinggung pentingnya sikap saling menghormati dalam proses peliputan media terhadap tim nasional.

"Tim sedang mempersiapkan diri untuk Piala Dunia dengan bangga dan rasa tanggung jawab dalam mewakili bangsa."

"Liputan media juga harus dijalankan berdasarkan rasa saling menghormati dan kepercayaan, dengan menghormati dan melindungi para pemain sebagai prioritas," tulis KFA.

Saat ini, pihak Timnas Korea Selatan dan media lokal masih melakukan diskusi untuk meredakan ketegangan yang terjadi. 

Son dkk akan bersiap menatap laga kedua Grup A Piala Dunia 2026 melawan Meksiko, Jumat (19/6/2026).

(Tribunnews.com/Isnaini)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.