Tak Tunggu Pemerintah, Warga Bondowoso dan Pengusaha Patungan Perbaiki Jalan Rusak
Dwi Prastika June 16, 2026 08:33 PM

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sinca Ari Pangistu

TRIBUNMADURA.COM, BONDOWOSO - Tak menunggu bantuan pemerintah, warga Desa Lombok Wetan, Kecamatan Wonosari, Bondowoso, Jawa Timur, memilih bergerak bersama memperbaiki jalan rusak yang selama bertahun-tahun dikeluhkan masyarakat.

Dengan dana swadaya dan semangat gotong royong, mereka membenahi akses sepanjang 7,5 kilometer yang menjadi penghubung penting antarwilayah.

Setiap hari, warga bergantian bekerja sejak pagi hingga sore untuk memperbaiki jalan dan saluran drainase.

Langkah ini dilakukan demi meningkatkan keselamatan pengguna jalan sekaligus mencegah kerusakan kembali akibat luapan air saat musim hujan.

Jalan yang diperbaiki mencapai panjang sekitar 7,5 km, ditambah 15 km saluran drainase di kanan dan kiri bahu jalan.

Sudah tiga hari aktivitas gotong royong warga dilakukan setiap pagi sejak pukul 07.30 WIB hingga sore hari pukul 16.00 WIB.

Menurut Direktur PT Dwi Cahya Tembakau, Nur Aini, anggaran yang digunakan berasal dari urunan warga sekitar Rp12 juta.

Setiap kepala keluarga mengumpulkan urunan sebesar Rp10 ribu, sementara masyarakat kurang mampu dan janda dibebaskan dari biaya tersebut.

Kemudian, kekurangan anggaran sekitar Rp250 juta ditutupi oleh perusahaannya.

Baca juga: Perbaikan Jalan di Jembatan Warutunggal Mojokerto, Jalur Mojosari-Pasuruan Ditutup Total

"Panjangnya 7,5 km, dari perempatan Lombok Wetan hingga perbatasan Pecalongan," jelasnya saat dikonfirmasi, Selasa (16/6/2026).

Ia menerangkan, perbaikan saluran drainase juga dilakukan dengan anggaran swadaya.

Sebab, jika tidak diperbaiki, proyek jalan bisa percuma karena aspal akan cepat tergerus air.

"Percuma kalau saluran drainase tak diperbaiki, nanti jalan tergerus air lagi," ujarnya.

Ia menegaskan, tujuan perbaikan jalan ini bukan untuk pamer, melainkan murni demi kenyamanan masyarakat yang bekerja dan melintas di jalur tersebut.

Disinggung tentang koordinasi bersama pemerintah, Nur Aini mengakui dulu pernah ada rapat di tingkat kabupaten yang intinya mengajak pengusaha memperbaiki jalan.

Namun, hingga kini pemerintah belum memberikan tindak lanjut.

Baca juga: Bupati Lukman Kebut Perbaikan Jalan Bangkalan, Gubernur Khofifah Gelontorkan 300 Tong Aspal

Kendati begitu, ia tidak mempermasalahkannya karena memaklumi jika pemerintah memiliki agenda prioritas lain.

Namun, ia dan masyarakat ke depan setelah perbaikan tuntas, berencana akan menggalakkan kerja bakti berkala agar tidak ada sumbatan di saluran drainase.

"Semoga aksi ini bisa ditiru orang lain juga, agar tergerak untuk berbuat baik kepada sesama," jelasnya.

Ada Pengendara Jatuh

Kusman, warga Desa Lombok Wetan, mengatakan, jalan yang diperbaiki ini merupakan jalur penghubung antara Desa Lombok Wetan di Kecamatan Wonosari dengan Desa Pecalongan di Kecamatan Sukosari.

Sudah lama jalan tersebut rusak dan tak kunjung diperbaiki.

Karena itulah, masyarakat berinisiatif urunan swadaya.

"Soalnya jalannya rusak parah. Kadang-kadang pengendara jatuh. Kalau musim hujan, airnya meluap ke jalan semua," ujarnya.

Baca juga: Jalur Alternatif Penutupan Jalan Mojosari-Pasuruan Imbas Perbaikan Jembatan Warutunggal Mojokerto

Berdasarkan informasi yang dihimpun, setiap hari warga bergotong royong secara bergantian.

Untuk konsumsi, warga juga berswadaya mengirimkan nasi maupun kopi bagi para pekerja.

Beberapa orang sengaja disewa secara khusus untuk membantu perbaikan, utamanya mereka yang memiliki keahlian dalam pengaspalan jalan.

Sementara untuk alat berat, warga menggunakan silinder milik Dinas BSBK Bondowoso melalui surat resmi.

Kemudian, alat berat lain yang digunakan sewa.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.