Jakarta (ANTARA) - Kantor Wilayah Kementerian Agama DKI Jakarta menyebutkan peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H bukan sekedar seremonial, melainkan momentum bagi umat Islam untuk melakukan perubahan menuju kebiasaan baru yang lebih produktif.

"Semoga momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah ini menjadi titik terang menuju perubahan dunia yang lebih positif dan lebih kondusif bagi terbangunnya tata kehidupan yang semakin adil, makmur dan sejahtera," kata Kepala Kanwil Kemenag DKI Jakarta Adib saat dihubungi di Jakarta, Selasa.

Dia mengatakan, semangat hijrah menuju perbaikan harus menjadi bagian dari denyut kehidupan setiap Muslim agar tahun ini menjadi lebih baik dari tahun sebelumnya dalam berbagai aspek.

Menurut Adib, peringatan Tahun Baru Hijriah yang tak berselang lama dengan peringatan ulang tahun ke-499 Kota Jakarta, merupakan momentum menjadikan kota Jakarta lebih baik.

"Dan terus mendorong seluruh warganya lebih sejahtera lahir batin," kata dia.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memeriahkan peringatan Tahun Baru Islam di Taman Bendera Pusaka, Kebayoran, Jakarta Selatan dengan kirab pawai obor elektrik.

Penggunaan obor elektrik merupakan bentuk adaptasi terhadap kondisi cuaca sekaligus mempertimbangkan aspek keamanan tanpa mengurangi nilai filosofis tradisi tersebut.

Festival 1 Muharam diadakan sebagai wujud syukuran bersama yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Melalui semangat Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah, Pemprov DKI Jakarta mengajak seluruh warga memperkuat sinergi, menjaga kebersihan lingkungan, serta merawat kota untuk menyongsong transformasi Jakarta menuju kota global.