Sudah Disisir Sejauh 6 Kilometer, Remaja yang Tenggelam di Sungai Pemali Tegal Belum Ditemukan
raka f pujangga June 16, 2026 10:14 PM

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL – Hari kedua pencarian Tim SAR gabungan masih belum menemukan Jasad Muhamad Rido Hafis (12), remaja yang tenggelam di Sungai Pemali, Desa Prupuk, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal, pada Senin 15 Juni 2026.

Operasi pencarian terus dilakukan dengan memperluas metode penyisiran. 

Namun kondisi sungai yang dalam, arus bawah yang kuat, serta minimnya jarak pandang di bawah air menjadi tantangan besar bagi tim di lapangan.

Baca juga: Nasi Kuning Jumbo Setinggi 2 Meter Ludes dalam Hitungan Detik saat Grebek Tumpeng Suro di Tegal

Komandan Tim Rescue, Syaeful Anwar, mengatakan pencarian pada hari kedua difokuskan di titik terakhir korban terlihat sebelum tenggelam.

“Pencarian pada hari kedua berfokus pada titik terakhir korban terlihat menggunakan metode selam, body rafting, dan menggunakan LCR."

"Menimbang informasi dari keluarga dan masyarakat bahwa kedalaman air berkisar 6–7 meter dengan kemungkinan korban masih berada di dasar air atau tersangkut di bawah,” ujarnya,  Selasa (16/6/2026).

Tim SAR gabungan juga belum melihat tanda-tanda keberadaan survivor. 

Insiden bermula pada Senin (15/6/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.

Saat itu korban berenang bersama teman-temannya di Sungai Pemali. 

Ketika sedang bermain air, korban diduga terpisah dari rombongan dan terbawa ke bagian sungai yang lebih dalam hingga akhirnya tenggelam.

Sebelum tim SAR diterjunkan, keluarga dan warga sekitar sempat melakukan pencarian secara mandiri.

Namun upaya tersebut belum membuahkan hasil sehingga perangkat desa kemudian meminta bantuan Unit Siaga SAR Brebes.

Dalam operasi hari kedua, pencarian dibagi menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU).

SRU 1 melakukan penyelaman di lokasi kejadian.

SRU 2 menyisir aliran sungai menggunakan metode body rafting dari titik kejadian hingga radius sekitar 6 kilometer ke arah hilir.

SRU 3 menggunakan perahu LCR dengan teknik penyisiran dan pembuatan pusaran air di sekitar lokasi terakhir korban terlihat.

Meski berbagai metode telah dilakukan, hingga operasi hari kedua berakhir korban belum berhasil ditemukan.

Baca juga: Berenang di Sungai Pemali, Remaja di Tegal Hilang Terseret Arus

Tim SAR memastikan pencarian akan dilanjutkan pada hari ketiga dengan evaluasi area pencarian dan strategi lanjutan. 

“Kendala dan tantangan tim di lapangan adalah kedalaman yang cukup dalam berkisar 6–7 meter, jarak pandang bawah air yang terbatas, serta arus bawah air yang deras."

"Besar harapan semoga survivor yang masih dalam pencarian dapat segera ditemukan,” pungkasnya. (Pet)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.