Karyawan Pabrik Tahu di Prabumulih Bawa Kabur Motor dan HP Warga, Diburu Petugas Kepolisian
tarso romli June 16, 2026 09:27 PM

 

Baca juga: Modus Penipuan Kerja yang Buat 15 Warga Palembang Terlantar di Kamboja, Korban Tergiur Gaji Besar

SRIPOKU.COM, PRABUMULIH – Malang menimpa Farida, seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) yang tinggal di Jalan Bukit Lebar I, RT 003 RW 004, Kelurahan Majasari, Kecamatan Prabumulih Selatan, Kota Prabumulih. Ia terpaksa mendatangi kantor polisi setelah menjadi korban penggelapan oleh mantan anak buahnya sendiri yang nekat membawa kabur satu unit sepeda motor operasional miliknya.

Pelaku diketahui bernama Aris, warga asal Bandar Jaya, Lampung Tengah.

Ironisnya, pelaku merupakan pegawai terpercaya yang sudah bekerja selama enam bulan di usaha pabrik tahu milik korban.

Kasus dugaan penggelapan ini telah resmi dilaporkan ke aparat penegak hukum dengan nomor registrasi LP/B/52/V/2026/SPKT/Polsek Prabumulih Timur/Polres Prabumulih/Polda Sumatera Selatan yang diterima petugas pada pertengahan Mei lalu.

Berdasarkan data yang dihimpun dari laporan kepolisian, aksi kejahatan ini terjadi di kediaman korban di Jalan Bukit Lebar I pada Jumat (15/5/2026) pagi sekitar pukul 06.35 WIB.

Awalnya, pelaku Aris mendekati korban untuk meminjam sepeda motor merk Honda dengan nomor polisi BG 6488 CX.

Kepada korban, pelaku berdalih hanya ingin pergi sebentar ke warung terdekat untuk membeli rokok.

Karena sudah mengenal pelaku sebagai karyawannya, Farida memberikan kunci motor tanpa menaruh rasa curiga sedikit pun.

Namun, setelah ditunggu selama berjam-jam, pelaku tidak kunjung menampakkan batang hidungnya.

Gelagat pelarian pelaku semakin diperkuat dengan adanya rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi yang memperlihatkan detik-detik saat Aris membawa motor korban meninggalkan area pemukiman. 

Rekaman tersebut bahkan sempat viral di sejumlah platform media sosial dan memicu atensi luas dari warganet.

Aksi Aris ternyata tidak berhenti sampai di situ. Sekitar satu jam setelah pelaku menghilang, seorang perempuan tiba-tiba mendatangi rumah Farida untuk mencari keberadaan Aris.

Karena curiga, Farida lantas menanyakan maksud kedatangan perempuan tersebut.

Dari sanalah kedok pelaku kian terbuka. Perempuan tersebut mengungkapkan bahwa satu unit handphone merk Poco F6 warna Titanium milik warga bernama Yusuf Ihwana juga telah dipinjam oleh Aris dengan berbagai alasan, lalu dibawa kabur hingga saat ini.

Keberhasilan pelaku membawa kabur aset kendaraan dan gawai dalam waktu bersamaan ini memantik respons dari masyarakat sekitar yang mengimbau agar warga Kota Prabumulih lebih waspada terhadap modus pinjam-meminjam barang berharga.

"Harus hati-hati sekali sekarang kalau ada orang yang tiba-tiba meminjam motor untuk beli ini-itu, apalagi kalau sampai minta diantar. Itu adalah modus-modus klasik pelaku kejahatan jalanan untuk melancarkan aksinya," ujar David, salah seorang warga setempat saat dimintai tanggapan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.