Kerap Picu Kecelakaan Fatal, Warga Blora Desak Pemprov Jateng Segera Perbaiki Jalan Kunduran-Ngawen
Rustam Aji June 16, 2026 09:27 PM

TRIBUNBANYUMAS.COM, BLORA — Ruas jalan Kunduran-Ngawen di Kabupaten Blora kini berubah menjadi jalur tengkorak yang mengancam keselamatan pengendara.

Warga setempat melaporkan bahwa kondisi jalan rusak Blora tersebut sudah dalam taraf parah dan terus memicu rentetan kecelakaan lalu lintas harian, bahkan hingga merenggut korban jiwa akibat hantaman jalan berlubang.

Murdiono, seorang warga Dukuh Pacing, Desa Klokah, Kecamatan Kunduran, mengungkapkan betapa mengerikannya jalur tersebut saat malam hari. Menurut pemantauannya, insiden kecelakaan di jalur penghubung antar-kecamatan ini terjadi hampir setiap pekan.

"Kalau di jalan rusak sini tidak sampai satu bulan pasti ada kecelakaan. Bahkan sering terjadi dalam waktu mingguan. Harapannya jalan yang rusak segera diperbaiki karena sudah banyak korban yang berjatuhan," ujar Murdiono dengan nada cemas saat ditemui di lokasi, Senin (15/6/2026).

Telan Korban Jiwa dan Minim Penerangan

Dampak paling fatal dari kerusakan infrastruktur ini terjadi sekitar dua minggu lalu. Seorang pengendara sepeda motor asal wilayah Todanan dilaporkan tewas di tempat setelah menghantam lubang jalan yang dalam.

Sepeda motor korban terbalik setelah mengalami benturan keras pada badan jalan yang tidak rata.

Baca juga: Klaim Selamatkan Israel dari Nuklir Iran, Benjamin Netanyahu Justru Terancam Digulingkan Oposisi

Kondisi ini diperparah oleh infrastruktur penunjang yang terbengkalai. Jalur vital ini diketahui sangat minim penerangan jalan ketika malam tiba. 

Meskipun fasilitas lampu merkuri telah terpasang di sepanjang rute, sebagian besar lampu tersebut dalam kondisi mati dan tidak berfungsi. Akibatnya, para pengendara tidak mampu mengantisipasi keberadaan lubang maut saat melintas dalam kegelapan.

Murdiono merinci, titik kerusakan paling parah menyebar mulai dari wilayah Desa Trembulrejo di Kecamatan Ngawen, hingga Desa Jagong di Kecamatan Kunduran.

Selain lubang yang dalam, kontur jalan di kawasan Trembulrejo bahkan sudah miring dan amblas. Titik rawan lain juga terpantau di Dukuh Pacing (Desa Klokah) serta kawasan Dusun Brengus (Desa Muraharjo).

Kerugian Materiil dan Desakan ke Pemprov Jateng

Selain memicu korban jiwa kecelakaan, lubang-lubang di jalur Kunduran–Ngawen ini juga menjadi "pembunuh" bagi komponen kendaraan warga.

Baca juga: Tak Hanya Ruas Randublatung-Cepu, Pemprov Jateng Berniat Perbaiki Jalan Rusak Kunduran-Ngawen Blora

Pengendara yang melintas—terutama mereka yang bukan warga lokal dan tidak hafal medan—sering kali mengalami pecah ban, pelek penyok, hingga kerusakan fatal pada bagian bearing (laker) roda akibat benturan keras.

Mewakili suara masyarakat, warga mendesak agar Pemprov Jateng (Pemerintah Provinsi Jawa Tengah) selaku pemegang otoritas jalan tersebut segera turun tangan melakukan langkah konkret.

Warga meminta adanya rekonstruksi atau perbaikan jalan secara menyeluruh, bukan sekadar tambal sulam, serta perbaikan massal pada fasilitas lampu penerangan jalan yang padam demi menghentikan jatuhnya korban-korban baru di jalan Kunduran-Ngawen.(iqs)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.