SURYA.CO.ID, MOJOKERTO - Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari terus berupaya menggugah kesadaran masyarakat agar lebih peduli terhadap pentingnya deteksi dini mencegah penularan Tuberkulosis (TBC).
Masyarakat diimbau tidak takut periksa ke fasilitas kesehatan setempat seperti di Puskesmas, jika terindikasi gejala TBC mengingat penyakit tersebut mudah menular.
Imbauan itu disampaikan ka Puspitasari dalam Rapat Koordinasi Atasi TBC dan Penyakit Menular Lainnya di Kelurahan Pulorejo, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, Jawa Timur.
Baca juga: Wali Kota Mojokerto Ning Ita Resmi Lepas Petugas Sensus Ekonomi 2026
Ning Ita sapaan Wali Kota Mojokerto mengatakan, tidak perlu malu bilamana terindikasi mengalami gejala TBC untuk periksa di fasilitas kesehatan setempat.
Justru dengan deteksi dini peluang sembuh semakin tinggi, dan sekaligus mencegah penularan.
"TB bukan aib tidak perlu disembunyikan, jika ada yang sakit justru harus segera diperiksakan dan diobati agar tidak menular ke keluarga maupun orang di sekitarnya," ujar Ning Ita, Selasa (16/6/2026).
Baca juga: HUT Kota Mojokerto, Ning Ita Hapus Denda Pajak hingga 30 Agustus 2026
Ning Ita mengungkapkan, Pemkot Mojokerto telah memfasilitasi alat rontgen portabel atau portable X-ray yang bisa digunakan untuk mendeteksi gejala TBC di setiap Puskesmas dan kelurahan.
Upaya pencegahan ini juga melibatkan kelurahan tingkat RT hingga tokoh masyarakat untuk mengedukasi warganya terkait TBC supaya penularan bisa dicegah sejak dini.
Terlebih, TBC menjadi masalah kesehatan yang perlu mendapat perhatian serius.
Penyakit ini menular dengan mudah melalui udara.
"Penanganan TB tidak dapat dilakukan sendiri perlu dukungan semua pihak," pungkas Wali Kota Mojokerto.
Kepala Dinas Kominfo Kota Mojokerto, Citra Mayangsari menambahkan kegiatan koordinasi pencegahan TBC ini diikuti LPM, kader motivator kesehatan, kader TBC, PKK, TNI-Polri, Pokja Kelurahan Sehat, ketua RT, hingga tokoh masyarakat setempat.
Kegiatan ini merupakan bagian mendukung target Eliminasi Tuberculosis Tahun 2030 di Jawa Timur.