Timnas Iran Hadapi Ujian Berat di Piala Dunia 2026, Harus Tinggalkan AS Setiap Selesai Bertanding
Saifullah June 17, 2026 12:37 AM

 

Meski mendapat tekanan fisik dan mental, Iran bertekad tetap tampil maksimal dan bersaing di fase grup Piala Dunia 2026.

SERAMBINEWS.COM, LOS ANGELES - Piala Dunia 2026 tidak hanya menghadirkan persaingan di atas lapangan bagi Tim Nasional (Timnas) Iran, tetapi juga berbagai tantangan di luar pertandingan yang dinilai mengganggu persiapan tim. 

Usai menjalani laga perdana di Amerika Serikat (AS), skuad Iran dikabarkan harus segera meninggalkan negara tersebut dan kembali ke Meksiko tanpa memiliki waktu yang cukup untuk memulihkan kondisi fisik.

Situasi tersebut menuai kekecewaan dari Pelatih Timnas Iran, Amir Ghalenoei. 

Menurutnya, tim yang dipimpinnya menghadapi berbagai hambatan sejak sebelum turnamen dimulai hingga kini memasuki fase pertandingan.

Iran baru saja menjalani pertandingan sengit menghadapi Selandia Baru di Los Angeles yang berakhir dengan skor imbang 2-2. 

Namun, belum sempat menjalani masa pemulihan, seluruh rombongan tim diminta segera bertolak kembali ke markas mereka di Meksiko.

Baca juga: Timnas Iran Minta Jaminan FIFA sebelum Berangkat ke Amerika Serikat Tampil di Piala Dunia 2026

Pelatih Amir Ghalenoei mengaku keputusan tersebut cukup mengejutkan.

Karena sebelumnya tim diinformasikan masih dapat berada di Amerika Serikat hingga siang hari berikutnya untuk proses recovery pemain. 

Perubahan kebijakan yang terjadi secara mendadak membuat tim harus menyesuaikan kembali jadwal perjalanan dan persiapan menghadapi laga berikutnya.

Menurutnya, berbagai kendala yang dialami membuat perjalanan Iran di Piala Dunia kali ini jauh lebih berat dibandingkan peserta lainnya. 

Selain persoalan perpindahan lokasi, tim juga sempat mengalami masalah administrasi perjalanan sebelum turnamen berlangsung.

Beberapa anggota staf pendukung disebut mengalami keterlambatan memperoleh dokumen perjalanan sehingga persiapan tim terganggu. 

Kondisi tersebut membuat sejumlah staf pelatih harus merangkap tugas untuk mengisi kekosongan personel selama masa persiapan.

Baca juga: Payam Niazmand Kiper Timnas Iran Pakai Hadiah Piala Dunia 2022 untuk Bebaskan 20 Tahanan

Akibat situasi tersebut, kamp latihan Iran yang semula direncanakan berada di Arizona, Amerika Serikat, akhirnya dipindahkan ke Kota Tijuana, Meksiko. 

Perubahan lokasi dilakukan menjelang dimulainya turnamen sehingga membutuhkan penyesuaian kembali terhadap program latihan yang telah disusun sebelumnya.

Penyerang andalan Iran, Mehdi Taremi juga mengakui kondisi tersebut memberikan tekanan psikologis bagi seluruh anggota tim. 

Menurutnya, berbagai persoalan di luar lapangan memengaruhi konsentrasi pemain dalam menghadapi pertandingan di ajang sepak bola terbesar dunia itu.

Meski demikian, skuad Iran menegaskan tetap berusaha tampil maksimal pada setiap pertandingan dan tidak ingin menjadikan situasi tersebut sebagai alasan menurunnya performa di lapangan.

Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi, Iran berharap dapat tetap bersaing di fase grup Piala Dunia 2026, sambil menunggu kondisi tim kembali stabil menjelang pertandingan-pertandingan berikutnya.(*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.