Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Komite Olahraga Nasional Indonesia ( KONI ) Lampung bergerak cepat menyusun strategi demi memenuhi target raihan medali emas dari cabang olahraga bola basket pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di NTT dan NTB.
Baca juga: KONI Lampung Targetkan Medali Emas Cabang Olahraga Basket pada PON 2028
Satu di antara upaya konkret yang kini tengah digencarkan adalah memperkuat fondasi pembinaan atlet sejak usia dini.
Langkah taktis tersebut diwujudkan dengan menyelenggarakan ajang penjaringan bakat melalui kompetisi Perbasi Cup Piala Gubernur Lampung Season 2 yang berpusat di GOR Siger Bandar Lampung, 15–21 Juni 2026.
Turnamen ini menjadi wadah seleksi massal yang diikuti oleh 65 tim dari kelompok umur SD, SMP, hingga SLTA dari berbagai daerah di Lampung.
Wakil Ketua Umum II KONI Lampung, Riagus Ria, menjelaskan bahwa langkah terjun langsung ke tingkat pelajar ini merupakan bagian krusial dari pemetaan atlet potensial yang nantinya akan dipersiapkan masuk ke dalam skuad utama menuju Babak Kualifikasi PON 2028.
"Melihat antusiasme dan semangat para atlet muda Lampung, kami optimistis basket bisa meraih medali emas di PON 2028," ujar Riagus Ria, Selasa (16/6/2026).
Sebagai bagian dari upaya mengejar target emas tersebut, KONI Lampung juga melakukan evaluasi mendalam terhadap performa tim basket pada PON edisi sebelumnya.
Meski saat itu tim Lampung tampil impresif namun belum berhasil naik ke podium, pembinaan intensif jangka panjang yang dimulai sejak tahun ini diharapkan mampu menyempurnakan kesiapan fisik maupun mental bertanding para atlet.
Selain mematangkan persiapan menuju target emas di 2028, upaya penjaringan ini sekaligus menjadi langkah curi start KONI Lampung dalam membangun kerangka keran atlet untuk jangka panjang, yakni menyambut PON 2032, di mana Lampung direncanakan menjadi tuan rumah bersama Banten.
"Kami ingin mengembalikan prestasi Lampung ke papan atas nasional. Targetnya bertahap, dari 10 besar menuju tujuh besar pada PON 2028," tegas Riagus mengenai peta jalan prestasi olahraga Lampung.
Upaya masif KONI Lampung dalam menjaring bibit unggul ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).
Kepala Dispora Lampung, Meiry Harika Sari, mengapresiasi kinerja Ketua Pelaksana Perbasi Cup Season 2, Dewi Mayang Suri Djausal, beserta jajaran pengurus Perbasi Lampung yang dinilai konsisten menjaga iklim kompetisi lokal tetap hidup.
Menurut Meiry, sinergi pembinaan usia dini ini merupakan investasi jangka panjang yang sangat mahal harganya untuk membentuk mentalitas juara di level nasional.
"Kejuaraan ini bukan hanya ajang mencari juara, tetapi juga menjadi ruang pembentukan karakter bagi para atlet muda. Sportivitas, disiplin, kerja sama tim, dan mental juara harus tumbuh di sini," pungkas Meiry.
(Tribunlampung.co.id/Hurri Agusto)