TRIBUNTRENDS.COM, KLATEN – Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menegaskan peran strategis Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Klaten dalam membantu masyarakat yang belum dapat terakomodasi melalui anggaran pemerintah daerah.
Hal itu disampaikan saat membuka Pelatihan Potong Rambut kerja sama Baznas Kabupaten Klaten dan Ataz Barberschool di Kantor Baznas Kabupaten Klaten, Senin (15/6/2026).
Pelatihan yang menjadi bagian dari Program Perekonomian Produktif Baznas Kabupaten Klaten Tahun 2026 tersebut diikuti 48 peserta dari kalangan asnaf fakir miskin dan akan berlangsung hingga 7 November 2026.
Dalam sambutannya, Hamenang mengapresiasi sinergi yang selama ini terjalin antara Baznas dan Pemerintah Kabupaten Klaten melalui berbagai program sosial maupun pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Ketua Baznas beserta jajaran yang telah bersinergi dengan baik bersama Pemerintah Kabupaten Klaten. Banyak program yang telah dihadirkan, mulai dari program sosial, bantuan pernikahan, khitan, hingga berbagai pelatihan yang mendukung pengembangan ekonomi masyarakat,” tuturnya.
Menurut Hamenang, keberadaan Baznas menjadi pelengkap program pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
“Ibaratnya Baznas adalah tangan kiri pemerintah daerah, sedangkan tangan kanan kita adalah APBD. Ketika ada kebutuhan masyarakat yang belum dapat disentuh melalui APBD, maka Baznas dapat hadir memberikan solusi dan bantuan,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan rasa syukur karena puluhan warga Klaten memperoleh kesempatan mengikuti pelatihan keterampilan yang dapat menjadi bekal usaha dan sumber pendapatan baru.
“Kami berterima kasih karena hari ini 48 warga Klaten mendapatkan kesempatan mengikuti pelatihan barbershop."
"Semoga keterampilan yang diperoleh dapat dimanfaatkan dengan baik dan menjadi jalan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga,” harapnya.
Di akhir sambutannya, Hamenang mengajak ASN, pelaku usaha, dan masyarakat yang telah memenuhi kewajiban zakat untuk menyalurkannya melalui Baznas Kabupaten Klaten agar manfaat program dapat menjangkau lebih banyak warga.
Ketua Tim Pelaksana Program Rantiman, mengatakan pelatihan potong rambut merupakan program rutin Baznas Kabupaten Klaten yang dilaksanakan setiap tahun anggaran.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya membantu masyarakat memperoleh keterampilan yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan taraf hidup.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi amal kebaikan yang diridai Allah SWT sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. Semoga dukungan dari berbagai pihak mendapatkan balasan yang lebih baik dari Allah SWT,” ujarnya.
Berdasarkan pantauan di lokasi, puluhan peserta mengenakan kaus hijau bertuliskan pelatihan barber memenuhi ruang kegiatan.
Selain pembukaan pelatihan, dilakukan pula penyerahan bantuan modal usaha secara simbolis yang disaksikan jajaran Baznas, perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Klaten, kepala OPD terkait, serta Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Klaten. (TribunSolo.com, Ibnu Dwi Tamtomo)