Cole Palmer membagikan sekilas kehidupannya di luar lapangan melalui media sosial setelah namanya tidak masuk dalam skuad tim nasional Inggris untuk Piala Dunia 2026. Gelandang serang Chelsea itu, yang sebelumnya menjadi salah satu andalan utama The Three Lions selama setahun terakhir, kini memanfaatkan liburan musim panas untuk mengisi kembali energinya setelah menjalani musim domestik yang melelahkan.
Pengecualian Palmer dari daftar pemain pilihan Thomas Tuchel menjadi salah satu topik paling hangat dalam pengumuman skuad tersebut. Banyak penggemar yang terkejut ketika pelatih asal Jerman itu memutuskan untuk tidak membawanya, memilih opsi kreatif lain yang dianggap lebih layak tampil di turnamen yang digelar di Amerika Utara.
Setelah mencatatkan 11 gol di Liga Primer Inggris musim lalu, performa Palmer yang sempat menurun serta masalah kebugaran kecil tampaknya menjadi alasan utama ia kehilangan dukungan dari Tuchel.
Pemain berusia 24 tahun itu telah menjadi figur penting baik bagi The Blues maupun tim nasional sejak kepindahannya dari Manchester City, namun kini ia harus puas menonton dari jauh. Ketika rekan-rekan setimnya di timnas Inggris mulai tiba di Florida untuk menjalani persiapan menuju Piala Dunia, Palmer justru memilih menikmati masa tenang guna melupakan kekecewaan akibat gagal tampil di ajang terbesar sepak bola dunia.
Palmer kini menenangkan diri di tempat yang sudah tak asing baginya, yakni kawasan Mediterania. Ia terlihat menikmati waktu santai di Ibiza bersama Wayne Lineker, pemilik klub terkenal O Beach. Berbeda dengan kunjungan musim panas tahun lalu setelah Piala Dunia Antarklub, liburan kali ini lebih difokuskan untuk memulihkan kondisi mental setelah kekecewaan atas pencoretannya dari tim nasional.
Perbedaan gaya hidup Palmer saat ini dengan situasi di kamp pelatihan Inggris sangat kontras. Ketika para pemain The Three Lions berlatih keras dalam suhu 32 derajat di Miami untuk mempersiapkan laga pembuka, Palmer membagikan sembilan foto di akun Instagram-nya yang menggambarkan kehidupan yang jauh lebih santai. Foto-foto tersebut memperlihatkan aktivitas di pantai bersama teman-teman, sesi pemotretan profesional, serta promosi untuk merek pribadinya “COLE’D”, menandakan bahwa ia memanfaatkan waktu luang tak terduga ini dengan maksimal.
Kegiatan Palmer di media sosial juga menimbulkan perdebatan, khususnya karena keterangan foto yang ia tulis. Dengan menulis “bisa lebih buruk”, pemain Chelsea itu memicu diskusi di antara para pengikutnya mengenai sikapnya terhadap pencoretan dari tim nasional. Sebagian menilai itu sebagai tanda kedewasaan dalam menerima situasi dan menikmati hidup meski mengalami kemunduran profesional, sementara sebagian lain berpendapat bahwa seharusnya ia menunjukkan semangat lebih besar untuk kembali memperkuat tim.
Unggahan yang memperlihatkan Palmer duduk santai di sofa kuning cerah itu mengisyaratkan bahwa ia dengan sengaja menjauh dari tekanan turnamen. Ungkapan “bisa lebih buruk” menjadi pernyataan yang menegaskan bahwa meskipun ia tidak akan bersaing memperebutkan trofi bulan ini, Palmer menemukan ketenangan di luar panas lembap Amerika Serikat dan tekanan kompetisi internasional level tinggi.
Fokus Palmer kini bergeser ke persiapan pramusim bersama Chelsea. Setelah hampir tidak memiliki waktu istirahat sejak bergabung dengan klub asal London Barat pada 2023, jeda ini dapat memberinya kesempatan untuk memulihkan kondisi fisik dan mental agar bisa kembali ke performa terbaiknya seperti saat ia pertama kali mencuri perhatian publik. Ia dijadwalkan untuk kembali ke kamp latihan penuh klub sementara rekan-rekannya di tim nasional masih berlaga di luar negeri.
Tujuan jangka panjang Palmer tetap untuk kembali menembus skuad Inggris, dengan harapan bahwa penampilan segar di Stamford Bridge nantinya akan membuat Tuchel mempertimbangkan ulang keputusannya.
Sejauh mana Inggris akan melangkah di Piala Dunia masih menjadi tanda tanya besar.