Kronologi Rumah di Talang Indah Bengkulu Selatan Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp200 Juta
Ricky Jenihansen June 17, 2026 12:53 PM

 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Nur Rahma Sagita

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN – Kronologi kebakaran satu unit rumah permanen milik Junaidi dan Satri di Desa Talang Indah, Kecamatan Bunga Mas, Kabupaten Bengkulu Selatan, yang hangus dilalap si jago merah pada Rabu (17/6/2026) pagi.

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 07.46 WIB tersebut diduga disebabkan oleh korsleting listrik.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa itu, namun kerugian materi diperkirakan mencapai Rp 200 juta.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Bengkulu Selatan, Efredy Gunawan, mengatakan pihaknya langsung bergerak menuju lokasi setelah menerima laporan dari warga bernama Riko.

“Satgas Pemadam Kebakaran menerima laporan terjadinya kebakaran rumah di Talang Indah pada pukul 07.46 WIB. Setelah menerima laporan, petugas langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman,” ujar Efredy pasca selesai melakukan pemadaman api.

Api Berhasil Dipadamkan dalam 15 Menit

Untuk menangani kebakaran tersebut, Damkar Bengkulu Selatan mengerahkan dua unit mobil operasional dan 25 personel satgas pemadam kebakaran.

Petugas berjibaku memadamkan api agar tidak merembet ke bangunan lain yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Berkat respons cepat petugas, api berhasil dikendalikan dalam waktu sekitar 15 menit sejak tim tiba di lokasi.

“Sebanyak dua unit mobil operasional dan 25 personel dikerahkan. Alhamdulillah api berhasil dipadamkan dan tidak sampai meluas ke bangunan lain,” kata Efredy.

Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melanjutkan proses pendinginan dan penyisiran untuk memastikan tidak ada titik api yang masih tersembunyi yang berpotensi menyebabkan kebakaran kembali.

Kerugian Ditaksir Rp 200 Juta

Berdasarkan hasil pendataan sementara, rumah yang terbakar memiliki luas sekitar 8 x 12 meter persegi.

Sebagian besar bangunan dan barang-barang di dalam rumah tidak dapat diselamatkan akibat cepatnya kobaran api membesar.

Dari hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik yang terjadi di dalam rumah.

“Setelah dilakukan pemadaman dan penyisiran, lokasi dipastikan aman. Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik,” jelas Efredy.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik di rumah guna mencegah terjadinya kebakaran.

Pihak Damkar juga mengimbau warga segera melaporkan apabila menemukan potensi kebakaran agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.