Saran Simpel Lionel Scaloni untuk Penggemar Lionel Messi selama Piala Dunia 2026
Drajat Sugiri June 17, 2026 12:57 PM

 

TRIBUNNEWS.COM - Ajang Piala Dunia 2026 ternyata tak luput dari sajian magis seorang Lionel Messi.

Membukukan tiga gol di Piala Dunia jelas bukan perkara mudah, tetapi Messi melakukannya di usia 38 tahun 357 hari.

Ketiga gol Messi itu mengantar Argentina menang 3-0 atas Aljazair pada pertandingan di Grup J Piala Dunia 2026, Rabu (17/6/2026) di Arrowhead Stadium.

"Messi memiliki kemampuan memengaruhi permainan tim, di mana setiap Messi main itu tim-timnya menjadi respect," papar Bayu Ajianto, seorang football enthusiast, dalam podcast Super Taktik di kantor Tribunnews Solo, Karanganyar, Jawa Tengah.

"Dia bisa menggendong timnya, seperti yang dia lakukan di Inter Miami, di klubnya sekarang ini," lanjutnya.

Baca juga: Rahasia Hattrick Messi di Piala Dunia 2026, Inter Miami Ternyata Punya Peran Besar

Benar saja, Messi menjadi pusat permainan Argentina di mathcday pertama ini.

Aliran bola ke sektor depan Argentina hampir selalu melalui penyaringan kaki La Pulga.

Tak ada yang bisa mencegah memberikan kreativitas bagi tim Tango di laga ini.

Decak kagum lumrah terlontar melihat penampilan gemilang La Pulga ini.

Pelatih Timnas Argentina, Lionel Scaloni, memiliki sebuah saran simpel bagi penggemar Argentina dan Lionel Messi.

Ia meminta para penggemar menikmati saja aksi-aksi Messi di lapangan selagi masih bisa dilakukan.

Wanita asal Boyolali mengenakan stiker Argentina di wajah sebagai bentuk dukungan dalam Piala Dunia 2026, di Kota Solo, Jawa Tengah, Senin (15/6/2026).
Wanita asal Boyolali mengenakan stiker Argentina di wajah sebagai bentuk dukungan dalam Piala Dunia 2026, di Kota Solo, Jawa Tengah, Senin (15/6/2026). (Tribunnews.com/Tribun-Video.com/Akmal Khoirul Habib)

"Tidak ada kata-kata lagi yang bisa menggambarkan seorang Lionel Messi," ucap Scaloni setelah laga dikutip dari jurnalis Argentina, Gaston Edul.

"Hal yang tersisa adalah menikmati apa yang bisa ia berikan kepada kita semua."

"Kami memiliki awalan yang baik di sini," lanjutnya.

Langkah Argentina dan Lionel Messi masih cukup panjang di Piala Dunia kali ini.

Dengan performa yang ditunjukkan kali ini, barangkali tak ada pihak yang masih meragukan peluang Argentina masuk di bursa calon juara.

Selama Messi masih bisa bermain lepas dan memberikan pengaruh besar, Argentina akan tetap menjadi tim berbahaya.

Untuk kali ini, tak cuma aksi-aksi individu saja yang bakal memuaskan penggemar untuk menonton aksi La Pulga.

Messi juga seolah mendapatkan tugas tambahan untuk segera mengambil alih status pemegang rekor pencetak gol terbanyak di Piala Dunia.

La Pulga saat ini masih sejajar dengan Miroslav Klose dengan sama-sama mencetak 16 gol bagi timnas masing-masing.

Meski demikian, ada perbedaan antara 16 gol Messi dan Klose.

Klose membukukan jumlah gol itu dengan memerlukan pertandingan lebih sedikit.

Mantan bomber Timnas Jerman itu membutuhkan 24 pertandingan untuk mencetak 16 gol.

Sedangkan Lionel Messi memerlukan 27 pertandingan di tingkat Piala Dunia untuk mengukir jumlah gol yang sama.

Namun, peluang Messi untuk mengungguli Klose masih sangat terbuka.

Jika diturunkan di laga-laga selanjutnya, Messi masih akan terlibat di pertandingan melawan Austria dan Jordania.

Jalan baginya mencetak gol di pertandingan-pertandingan tersebut juga cukup besar.

Ia hanya membutuhkan satu gol lagi untuk bisa memecahkan rekor gol terbanyak dalam sejarah Piala Dunia.

(Tribunnews.com/Guruh)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.