SRIPOKU.COM, JAKARTA – Nama Letjen TNI (Purn) Muhammad Setyo Sularso mendadak menjadi sorotan setelah disebut oleh Aliansi BEM Bersatu dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta, Selasa (16/6/2026).
Nama purnawirawan jenderal bintang tiga itu dikaitkan dengan Tiyo Ardianto, Ketua BEM UGM yang belakangan aktif mengkritisi Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dalam konferensi pers tersebut, Juru Bicara BEM Bersatu Rahmat Djimbula mengungkapkan adanya dugaan keterkaitan antara Tiyo Ardianto dan lingkungan keluarga Setyo Sularso.
Dugaan itu muncul setelah aliansi mahasiswa tersebut mengaku menelusuri kendaraan Toyota Fortuner yang disebut digunakan oleh Tiyo dalam sejumlah aktivitas.
Menurut Rahmat, kendaraan tersebut diduga terdaftar atas nama Siti Nuraeni yang disebut sebagai adik dari Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso.
Berdasarkan temuan itu, BEM Bersatu mempertanyakan kemungkinan adanya relasi antara Tiyo Ardianto dan keluarga mantan perwira tinggi TNI tersebut.
“Mobil yang digunakan Tiyo diduga terdaftar atas nama Siti Nuraeni, adik Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso. Ia adalah besan Jenderal TNI (Purn) Andika Perkasa. Dugaan ini diperkuat dengan kehadiran politisi PDI Perjuangan Andi Widjajanto di tengah massa aksi,” kata Rahmat.
Meski demikian, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari Setyo Sularso maupun Tiyo Ardianto terkait tudingan tersebut.
Informasi yang disampaikan BEM Bersatu masih sebatas dugaan yang belum dapat diverifikasi secara independen.
Muhammad Setyo Sularso merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1982. Perwira kelahiran 27 Mei 1959 itu memulai karier militernya sebagai Komandan Pleton di Yonif 745/Satya Yudha Bhakti.
Kariernya terus menanjak dengan berbagai jabatan strategis, mulai dari Danyonif 401/Banteng Raider pada 1998, Dandim 0732/Sleman pada 2000, Danrem 072/Pamungkas pada 2007, hingga Wakapuspen TNI pada 2009.
Setyo Sularso kemudian dipercaya menjabat Pangdam IX/Udayana sebelum akhirnya menduduki jabatan Inspektur Jenderal (Irjen) TNI yang merupakan posisi terakhirnya sebelum pensiun dari dinas militer.
Selain dikenal sebagai perwira senior TNI, Setyo Sularso juga disebut memiliki hubungan kekeluargaan dengan mantan Panglima TNI Andika Perkasa melalui pernikahan anak mereka.
Tiyo Ardianto merupakan Ketua BEM Universitas Gadjah Mada (UGM) yang belakangan aktif menyuarakan kritik terhadap sejumlah kebijakan pemerintah.
Ia menjadi salah satu figur mahasiswa yang menyoroti potensi dampak anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terhadap sektor pendidikan.
Pada Mei 2025, Tiyo juga sempat melayangkan mosi tidak percaya kepada pimpinan kampus UGM karena dinilai kurang kritis terhadap kebijakan pemerintah yang dianggap merugikan masyarakat.
Hingga saat ini, polemik yang mengaitkan nama Setyo Sularso dengan Tiyo Ardianto masih sebatas klaim yang disampaikan BEM Bersatu.
Belum ada bukti maupun keterangan resmi yang mengonfirmasi adanya hubungan langsung antara keduanya.