Sepekan, Tiga Kasus Pencurian Terjadi di Sarjo Pasangkayu, Polisi Amankan Pencuri Kakao
Nurhadi Hasbi June 17, 2026 12:47 PM

 

TRIBUN-SULBAR.COM, PASANGKAYU - Warga Kecamatan Sarjo, Kabupaten Pasangkayu, dibuat resah dengan maraknya aksi pencurian yang terjadi dalam sepekan terakhir.

Sedikitnya tiga kasus pencurian dilaporkan terjadi di wilayah tersebut, mulai dari pencurian sepeda motor, kakao kering, hingga pembobolan rumah warga.

Kasus terbaru menimpa Dewi, warga Desa Sarjo, yang rumahnya dibobol maling pada Senin malam (15/6/2026).

Pelaku diduga masuk dengan cara mencongkel ventilasi rumah sebelum membawa kabur sejumlah alat pertukangan milik korban.

Baca juga: Pengakuan Pencuri Kotak Amal 21 Masjid di Mamuju, Uangnya Pakai Foya-foya dan Miras

Baca juga: 2 Pemuda Terekam CCTV Gasak Kakao Jemuran Warga di Sarjo Pasangkayu, Modus Pura-pura Belanja

Dewi baru mengetahui rumahnya telah dibobol pada Selasa (16/6/2026) sekitar pukul 07.30 WITA saat hendak memeriksa kondisi rumah.

Ia mendapati ventilasi rumah sudah rusak dan sejumlah alat pertukangan telah hilang.

Akibat kejadian tersebut, Dewi mengaku mengalami kerugian sekitar Rp5 juta.

Menurut Dewi, aksi pencurian di Desa Sarjo belakangan semakin sering terjadi dan membuat masyarakat tidak lagi merasa tenang saat meninggalkan rumah maupun beristirahat pada malam hari.

"Sebelum rumah saya dibobol, sudah ada juga warga yang kehilangan sepeda motor, kemudian ada pencurian kakao kering di Desa Sarjo. Sekarang kejadian seperti ini makin sering sehingga warga mulai khawatir," ujarnya saat dikonfirmasi.

Dewi mengatakan dirinya telah melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Bambalamotu.

Saat membuat laporan, petugas kepolisian juga menyampaikan bahwa dalam beberapa waktu terakhir sudah banyak laporan pencurian dari wilayah Desa Sarjo yang masuk ke pihak kepolisian.

"Kami sudah laporkan ke Polsek, dan polisi juga bilang sudah banyak kasus pencurian di Desa Sarjo yang dilaporkan warga," katanya.

Polisi Amankan Pelaku Pencurian Kakao

Maraknya aksi kriminalitas tersebut membuat warga meningkatkan kewaspadaan.

Masyarakat berharap aparat kepolisian dapat meningkatkan patroli di wilayah Kecamatan Sarjo agar aksi pencurian yang meresahkan warga dapat segera dihentikan.

Sementara itu, Kapolsek Bambalamotu, Iptu Yauri Yusuf, saat dikonfirmasi membenarkan adanya sejumlah laporan pencurian yang terjadi di wilayah hukumnya dalam beberapa hari terakhir.

Ia mengatakan pihak kepolisian telah melakukan penyelidikan terhadap seluruh laporan yang diterima dan terus mengembangkan informasi dari masyarakat.

"Benar, ada beberapa laporan pencurian yang kami tangani. Untuk kasus pencurian kakao yang terjadi sebelumnya, saat ini kami sudah mengamankan satu orang pelaku dan proses hukumnya sedang berjalan," ujar Yauri Yusuf.

Polisi juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta segera melaporkan apabila melihat aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar agar dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas.

Dengan adanya tiga laporan pencurian dalam sepekan terakhir di Kecamatan Sarjo, warga berharap pelaku-pelaku yang masih berkeliaran dapat segera ditangkap sehingga situasi keamanan di lingkungan mereka kembali kondusif. (*)

Laporan wartawan Tribun-Sulbar.com, Taufan

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.