TRIBUNMANADO.CO.ID, SANGIHE - Kecintaan Jonathan Antarani atau yang akrab disapa Opa Mende terhadap tim nasional (Timnas) Argentina tidak pernah luntur.
Pria kelahiran Tahuna, 5 Juni 1967, yang kini menjabat sebagai Staf Khusus Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) itu mengaku telah mendukung Argentina sejak tahun 1978, saat legenda Argentina, Mario Kempes, membawa negaranya meraih gelar juara dunia.
Menurut Opa Mende, kecintaannya terhadap Argentina sudah berlangsung selama hampir lima dekade.
Ia mengaku tetap setia mengikuti perjalanan Tim Tango dari generasi ke generasi.
"Saya mendukung Argentina sejak tahun 1978, waktu masih ada Mario Kempes. Sampai sekarang saya tetap mendukung Argentina karena tim ini selalu punya pemain-pemain hebat dan karakter juara," ujarnya.
Kemenangan Argentina atas Aljazair dengan skor 3-0 pada laga pembuka Grup J Piala Dunia 2026 semakin menambah kebanggaannya sebagai pendukung setia Albiceleste.
Dalam pertandingan tersebut, seluruh gol Argentina dicetak oleh sang kapten, Lionel Messi, yang membukukan hattrick bersejarah untuk membawa negaranya meraih tiga poin penuh.
Opa Mende menilai kehadiran Messi masih menjadi faktor penting dalam kekuatan Argentina di pentas dunia.
"Selagi masih ada Messi, Argentina tetap kuat. Pengalamannya luar biasa dan dia masih mampu menjadi pembeda di lapangan," katanya.
Pada laga tersebut, Messi mencetak tiga gol dan membawa Argentina tampil dominan atas Aljazair.
Hattrick tersebut juga menjadi catatan bersejarah bagi Messi di ajang Piala Dunia.
Bagi Opa Mende, kemenangan Argentina bukan sekadar hasil pertandingan, melainkan bukti bahwa semangat juang yang diwariskan sejak era Mario Kempes masih terus hidup hingga generasi Messi saat ini.
"Argentina selalu punya mental juara. Dari zaman Kempes sampai Messi, saya tetap percaya Argentina bisa berbicara banyak di Piala Dunia," tutupnya.
(TribunManado.co.id/Edu)
WhatsApp TribunManado.co.id : KLIK