Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Pembongkaran Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Paledang Bogor segera dilakukan.
Pemenang lelang sudah ada dan pembongkaran menggunakan dana APBD tahun 2026 sebesar 342 juta.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) sekaligus Kepala Bidang Angkutan Dishub Kota Bogor Dody Wahyudin mengatakan, pembongkaran nantinya akan dilakukan mulai tengah malam.
Untuk waktunya dimulai pukul 00.00-04.00 WIB selama tiga malam.
"Kemungkinan tiga malam saja pembongkaran. Karena cepat juga kan ya kalau pembongkaran. Untuk jamnya kita pilih di jam segitu karena jalur sedang sepi," kata Dody kepada TribunnewsBogor.com, Rabu (17/6/2026).
Pembongkaran JPO Paledang Bogor tinggal menunggu eksekusi dari kontraktor.
"Awalnya masa kerja di 60 hari kalender. Namun, kontraktor menyanggupi di 30 hari kerja. Semua sudah selesai," ujarnya.
Puing pembongkaran nantinya akan dibawa ke lahan PUPR yang berada di Kayumanis
Puing itu diangkut setiap hari oleh truk dan langsung dibawa.
"Untuk puingnya dibawa ke lahan PUPR di Kayumanis. Langsung diangkut setiap harinya. Jadi bongkar muat bongkar muat dan tidak menganggu arus lalu lintas di Muslihat dan Paledang," ujarnya.
Dody berharap, pembongkaran ini bisa berjalan lancar.
Arus lalu lintas diharapkan tidak terganggu oleh aktifitas bongkar muat ini.
"Kondisi JPO ini kan memang sudah tidak layak dan akhirnya dibongkar. Saat ini akan dibongkar dan harapannya pembongkaran ini berjalan lancar," ucapnya.
Pantauan TribunnewsBogor.com, di lokasi, JPO ini kondisinya sama seperti sebelum-sebelumnya.
Atap sudah tidak ada dan besi-besi banyak yang berkarat. Tidak ada orang yang melintas atau menggunakan JPO ini.