Saatnya Kembali ke Alam, Gunung Slamet via Baturraden Banyumas Resmi Dibuka Kembali
Tim TribunStyle June 17, 2026 08:44 PM

TribunStyle.com – Kabar baik bagi para pencinta alam dan pendaki gunung. Setelah sempat ditutup akibat peningkatan aktivitas vulkanik, jalur pendakian Gunung Slamet melalui Basecamp Baturraden Lestari, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, kini kembali dibuka untuk umum.

Pembukaan kembali jalur pendakian ini menjadi angin segar bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam Gunung Slamet. Namun demikian, aktivitas pendakian masih dibatasi demi alasan keselamatan.

Pendaki saat ini hanya diperbolehkan mencapai batas aman yang berjarak sekitar dua kilometer dari kawah Gunung Slamet.

Sebelumnya, jalur pendakian melalui Baturraden ditutup sejak 5 April 2026 menyusul meningkatnya aktivitas vulkanik gunung tertinggi di Jawa Tengah tersebut, terutama terkait kenaikan suhu kawah.

Ketua Umum Lembaga Pengelola Hutan Desa Wana Karya Lestari, Daryono, mengatakan jalur pendakian kembali dibuka mulai pertengahan Juni.

"Pendakian kembali dibuka mulai 10 Juni."

"Namun, kami mengimbau seluruh pengunjung untuk tetap mematuhi peraturan dan memperhatikan kondisi cuaca sebelum maupun selama melakukan pendakian," kata Daryono, Senin (9/6/2026).

Tak Hanya Pendakian, Trail Run hingga Camping Juga Dibuka

Selain aktivitas pendakian, pembukaan jalur Baturraden juga berlaku untuk sejumlah kegiatan wisata alam lainnya.

Pengunjung kini dapat kembali melakukan trail run, bird watching, hingga camping di kawasan Gunung Slamet melalui jalur tersebut.

Meski demikian, Daryono mengingatkan seluruh pengunjung untuk mempersiapkan perjalanan dengan matang sebelum memasuki kawasan gunung.

GUNUNG SLAMET - Pendakian Gunung Slamet kembali dibuka
GUNUNG SLAMET - Pendakian Gunung Slamet kembali dibuka (Tribun/Permata Putra Sejati.)

Menurutnya, kesiapan fisik, mental, perlengkapan, dan logistik menjadi faktor penting yang harus diperhatikan demi keselamatan selama berada di jalur pendakian.

"Pendaki harus memastikan kondisi tubuh benar-benar fit."

"Jangan memaksakan melanjutkan perjalanan apabila kondisi fisik sudah tidak memungkinkan," ujarnya.

Wajib Membawa Surat Keterangan Sehat

Bagi calon pendaki yang ingin melakukan registrasi melalui Basecamp Baturraden Lestari, terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi.

Salah satunya adalah membawa kartu identitas serta surat keterangan sehat dari dokter sebagai bukti kesiapan kondisi fisik sebelum melakukan pendakian.

Selain itu, pengunjung juga diwajibkan membawa jas hujan atau raincoat mengingat kondisi cuaca di kawasan Gunung Slamet masih sering diguyur hujan.

Daryono juga mengimbau para pendaki untuk terus memantau perkembangan cuaca selama berada di jalur pendakian guna mengantisipasi perubahan kondisi alam yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Pendaki Solo Disarankan Bergabung dengan Rombongan

Khusus bagi pendaki yang datang seorang diri, pengelola menyarankan untuk bergabung dengan kelompok lain atau memanfaatkan jasa pemandu maupun porter lokal yang tersedia di basecamp.

Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan faktor keselamatan selama berada di kawasan pendakian.

Selain itu, pendaki juga diminta menjaga barang bawaan pribadi maupun kelompok selama perjalanan. Pengelola menegaskan bahwa kehilangan barang di area pendakian menjadi tanggung jawab masing-masing pengunjung.

Dengan dibukanya kembali jalur Baturraden, para pencinta alam kini dapat kembali menikmati pesona Gunung Slamet. Namun, pengelola berharap seluruh pengunjung tetap mengutamakan keselamatan serta menjaga kelestarian lingkungan agar kawasan gunung tersebut tetap terjaga untuk generasi mendatang.  (TribunBanyumas.com/Rika Erawati/Tribun Style/Ana Vaidatu Zuhda)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.