TRIBUNNEWS.COM - Cristiano Ronaldo meninggalkan stadion tanpa senyum, yang bahkan mengabaikan sejumlah media yang sudah menunggunya, pasca-pertandingan Portugal vs Republik Demokratik (RD) Kongo berakhir imbang.
Start tak sempurna dihasilkan Cristiano Ronaldo yang bermain 90 menit saat timnas Portugal ditahan imbang RD Kongo 1-1 pada laga Grup K Piala Dunia 2026 di Stadion NRG, Houston, Texas, Amerika Serikat, Kamis (18/6) dini hari WIB.
Gol cepat Joao Neves yang dibalas Yoane Wissa pada penghujung babak pertama menjadi penghias laga.
Laga ini realitanya tidak hanya mengecewakan Cristiano Ronaldo yang murung ketika meninggalkan stadion. Tetapi juga bagi pemain RD Kongo, Ngal'ayel Mukau karena sejak awal berharap lebih kepada CR7.
Menariknya, awal yang tak meyakinkan dari Cristiano Ronaldo dan timnas Portugal pada Piala Dunia 2026, sesuai dengan prediksi pelatih Timnas Voli Indonesia kelompok usia, Indra Wahyudi Harahap.
Pria yang menjagokan timnas Prancis dan Kylian Mbappe sebagai favorit ini, tidak menempatkan Selecao das Quinas sebagai favorit kampiun Piala Dunia 2026.
Dalam pandangannya, World Cup edisi 23 bukan lagi bagian era kejayaan CR7.
"Enggak (tidak menjagokan Portugal-red). Ini sudah bukan era Cristiano Ronaldo. Masanya sudah lewat," papar singkat Indra Wahyudi Harahap yang pernah malang-melintang di kompetisi Proliga, saat dihubungi Tribunnews awal Juni lalu.
Kegagalan skuad asuhan Roberto Martinez meraih kemenangan di laga pertama, jelas menempatkan Cristiano Ronaldo sebagai sorotan.
Apalagi sehari sebelumnya, Lionel Messi sukses mencetak hattrick saat membantu Argentina kalahkan Aljazair 3-0 pada 17 Juni kemarin.
Hasil imbang jelas akan mempengaruhi suasana hati CR7. Dan itu sudah tercermin ketika penggawa Al Nassr itu meninggalkan stadion.
Selepas laga, Cristiano Ronaldo dan sejumlah pemain timnas Portugal akan meninggalkan stadion.
Baca juga: Hasil Portugal vs RD Kongo: Omong Kosong Martinez Bela Ronaldo yang Tak Tersentuh Pergantian
Rombongan yang dipimpin CR7 melewati area mized zone, di mana sejumlah pemain sering melakukan wawancara singkat setelah laga.
Tetapi Ronaldo dengan wajah masam dan terlihat menahan emosi kekecewaan, melintas begitu saja. Bahkan sejumlah media dilewatinya ketika sudah mengacungkan mikrofon.
Momen ini jelas menunjukkan bagaimana ketidaksenangan CR7 terhadap performa dan hasil akhir yang diraih timnya.
Cristiano Ronaldo benar-benar mengecewakan di semua lini saat Portugal bermain imbang 1-1 melawan Republik Demokratik Kongo dalam laga Grup K Piala Dunia 2026, dan hal itu bahkan mengejutkan lawan-lawannya.
"Kami tahu dia sudah tidak seperti dulu lagi. Kami tahu dia kurang berlari dan kurang bekerja keras," kata gelandang Kongo, Ngal'ayel Mukau, setelah pertandingan di mixed zone, dikutip dari laman GOAL International.
Meski demikian, Mukau mengaku sedikit terkejut dengan penampilan lemah sang superstar berusia 41 tahun itu
"Saya mengharapkan lebih darinya," sambung pemain yang membela LOSC Lille dan seklub dengan Calvin Verdonk.
Ronaldo nyaris tak terlihat sepanjang sebagian besar pertandingan dan hanya mencatatkan total 25 sentuhan bola.
Hingga jeda babak pertama, penyerang Al-Nassr ini belum melepaskan satu pun tembakan ke gawang, sebelum ia membuang dua peluang menjanjikan di pertengahan babak kedua
Terlepas dari penampilan mereka yang kurang memuaskan, seluruh pemain Kongo secara serempak menegaskan rasa hormat yang besar mereka terhadap pencapaian seumur hidup Ronaldo.
"Dia adalah salah satu pemain terbaik dalam sejarah sepak bola,” kata Mukau mengakhiri.
(Tribunnews.com/Giri)