Pada usia 41 tahun dan 132 hari, Cristiano Ronaldo mencatatkan namanya dalam sejarah sebagai pemain outfield tertua yang menjadi starter di pertandingan Piala Dunia, berdasarkan data dari Opta. Rekor ini tercipta ketika ia turun membela Tim Nasional Portugal dalam laga pembuka Piala Dunia 2026 melawan Republik Demokratik Kongo di Houston. Ia memecahkan rekor sebelumnya yang dipegang oleh mantan kapten Kanada, Atiba Hutchinson, yang menjadi starter pada laga pembuka Piala Dunia 2022 melawan Belgia di usia 39 tahun dan 296 hari.
Ronaldo kini sejajar dengan bintang Argentina, Lionel Messi, sebagai satu-satunya pemain pria yang tampil di enam edisi Piala Dunia. Pertandingan ini menjadi penampilannya yang ke-23 sepanjang sejarah turnamen tersebut. Menjelang kompetisi tahun ini, ia telah mencatatkan delapan gol dan dua assist di ajang Piala Dunia sepanjang kariernya.
Namun, pertandingan bersejarah itu terasa pahit tanpa gol. Kali ini, dewi fortuna tampaknya tidak berpihak pada Ronaldo. Ia gagal memanfaatkan dua peluang emas pada menit ke-68 dan ke-73, keduanya melebar ke sisi kanan gawang, membuatnya menggelengkan kepala dengan rasa frustrasi. Momen yang dinantikan dunia — CR7 mencetak gol di enam Piala Dunia berturut-turut, sebuah rekor yang bahkan Lionel Messi belum mampu raih — tidak terjadi. Ia bermain penuh selama 90 menit namun gagal mencatatkan kontribusi gol secara pribadi.
Laga tersebut berakhir mengecewakan bagi Ronaldo setelah Portugal ditahan imbang 1-1 oleh Republik Demokratik Kongo di Houston. João Neves membuka keunggulan untuk Portugal lewat sundulan di menit keenam, namun Yoane Wissa membalas dengan sundulan serupa tepat sebelum turun minum, mengejutkan Stadion NRG yang dipenuhi penonton berpakaian merah dan hijau.
Hasil imbang ini menjadi sejarah bagi Republik Demokratik Kongo, karena mereka meraih poin pertama sekaligus mencetak gol perdana mereka di ajang Piala Dunia. Momen tersebut menjadi sumber kebanggaan dan kegembiraan luar biasa bagi tim berjuluk Macan Tutul dan lebih dari 100 juta pendukung mereka di tanah air.
Ronaldo tetap menjadi satu-satunya pemain yang berhasil mencetak gol di lima edisi Piala Dunia berturut-turut sejak 2006. Kesempatan untuk memperpanjang rekor itu ke enam edisi akan datang berikutnya — menghadapi Uzbekistan di Grup K.