TRIBUNPRIANGAN.COM, BANDUNG - Terjadi 3 kali gempa terkini di Jawa Barat mengguncang Cianjur, Pangandaran dan Sukabumi pada Rabu (17/6/2026).
BMKG melaporkan gempa bumi, Rabu siang mengguncang Cianjur pada pukul 12.27 WIB dengan kekuatan Magnitudo 1,4.
Pusat gempa ditunjukkan BMKG di peta informasinya berada di darat, 8 Km Selatan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Titik pusat gempa berada pada kedalaman 5 Km, merupakan gempa dangkal.
Namun BMKG masih menyebutkan disclaimer atas informasi gempa bumi tersebut. Menurutnya, informasi gempa tersebut mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data.
"Info Gempa Mag:1.4, 17-Jun-2026 12:27:42 WIB, Lok: 6.89 LS - 107.13 BT, 8 km Selatan KAB-CIANJUR-JABAR, Kedlmn: 5 km ::BMKG Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data," tulis BMKG di akun X @bmkgwilayah2, Rabu (17/6/2026) siang.
Baca juga: Gempa Bumi Terkini di Jawa Barat M3,0 Guncang Garut, Selasa Malam Tadi
Kemudian, BMKG melaporkan gempa bumi, Rabu malam mengguncang Pangandaran pada pukul 19.51 WIB dengan kekuatan Magnitudo 3,2.
Pusat gempa ditunjukkan BMKG di peta informasinya berada di laut, 122 Km Barat Daya Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.
Titik pusat gempa berada pada kedalaman 10 Km, merupakan gempa dangkal.
Namun BMKG masih menyebutkan disclaimer atas informasi gempa bumi tersebut. Menurutnya, informasi gempa tersebut mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data.
"Info Gempa Mag:3.2, 17-Jun-2026 19:51:27 WIB, Lok: 8.65 LS - 107.92 BT, 122 km Barat Daya KAB-PANGANDARAN-JABAR, Kedlmn: 10 km ::BMKG Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data," tulis BMKG di akun X @bmkgwilayah2, Rabu (17/6/2026) malam.
Setelah itu, BMKG melaporkan gempa bumi, Rabu malam mengguncang Sukabumi pada pukul 21.57 WIB dengan kekuatan Magnitudo 2,7.
Pusat gempa ditunjukkan BMKG di peta informasinya berada di laut, 88 Km Selatan Kota Sukabumi, Jawa Barat.
Titik pusat gempa berada pada kedalaman 28 Km.
Namun BMKG masih menyebutkan disclaimer atas informasi gempa bumi tersebut. Menurutnya, informasi gempa tersebut mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data.
"Info Gempa Mag:2.7, 17-Jun-2026 21:57:28 WIB, Lok: 7.70 LS - 106.98 BT, 88 km Selatan KOTA-SUKABUMI-JABAR, Kedlmn: 28 km ::BMKG Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data," tulis BMKG di akun X @bmkgwilayah2, Rabu (17/6/2026) malam.
Baca juga: Gempa Bumi Terkini di Jawa Barat M2,7 Guncang Majalengka, BMKG Ungkap Data Lengkapnya
Skala Gempa
Berdasarkan skala MMI yang dikutip dari laman BMKG, berikut info MMI yang dapat dipelajari.
I MMI: Getaran gempa tidak dapat dirasakan kecuali dalam keadaan luarbiasa oleh beberapa orang.
II MMI: Getaran atau goncangan gempa dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung seperti lampu gantung bergoyang.
III MMI: Getaran gempa dirasakan nyata dalam rumah. Getaran terasa seakan-akan ada naik di dalam truk yang berjalan.
IV MMI: Pada saat siang hari dapat dirasakan oleh orang banyak di dalam rumah, di luar rumah oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu bergoyang hingga berderik dan dinding berbunyi.
V MMI: Getaran gempa bumi dapat dirasakan oleh hampir semua orang, orang-orang berlarian, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan benda besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.
VI MMI: Getaran gempa bumi dirasakan oleh semua orang. Kebanyakan orang terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap di pabrik rusak, kerusakan ringan.
VII MMI: Semua orang di rumah keluar. Kerusakan ringan pada rumah dengan bangunan dan kontruksi yang baik. Sedangkan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik terjadi retakan bahkan hancur, cerobong asap pecah. Dan getaran dapat dirasakan oleh orang yang sedang naik kendaraan.
VIII MMI: Kerusakan ringan pada bangunan dengan konstruksi kuat. Keretakan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik, dinding terlepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen roboh, air berubah keruh.
IX MMI: Kerusakan pada bangunan dengan konstruksi kuat, rangka rumah menjadi tidak lurus, banyak terjadi keretakan. Rumah tampak bergeser dari pondasi awal. Pipi-pipa dalam rumah putus.
X MMI: Bangunan dari kayu yang kuat rusak, rangka rumah lepas dari pondamennya, tanah terbelah rel melengkung, tanah longsor di tiap-tiap sungai dan di tanah-tanah yang curam.
XI MMI: Bangunan-bangunan yang sedikit yang masih berdiri. Jembatan rusak, terjadi lembah. Pipa dalam tanah tidak dapat terpakai sama sekali, tanah terbelah, rel sangat melengkung.
XII MMI: Hancur total, gelombang tampak pada permukaan tanah. Pemandangan berubah gelap, benda-benda terlempar ke udara.
Berikut tindakan yang perlu kamu lakukan saat gempa terjadi.
1. Tetap tenang
2. Di dalam rumah
3. Di luar ruangan
4. Di kerumunan
5. Di gunung atau dataran tinggi
6. Pusat gempa di laut
7. Di dalam kendaraan