Music Zone: Lagu Lama Tak Ingin Terpendam, I Bandit Bangkit Bawa Sweet Rock Bali Lewat Solo Karier
Putu Dewi Adi Damayanthi June 18, 2026 08:21 AM

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR – Perjalanan musik tidak selalu berakhir ketika sebuah band memilih vakum. 

Semangat berkarya justru kembali tumbuh dari Staryon, sosok di balik nama I Bandit, yang kini memilih melanjutkan perjalanan musiknya secara solo demi menghidupkan kembali ratusan karya yang selama ini tersimpan.

Pada awal era 2000-an, nama I Bandit dikenal melalui grup Boy n Bandit yang menghadirkan sejumlah lagu populer seperti Craiang, Perjaka, dan Salah Sasar. 

Lagu-lagu tersebut sempat menghiasi layar kaca dan menjadi bagian dari perjalanan musik Bali kala itu.

Baca juga: MUSIC ZONE: Terinspirasi Kisah LDR Pasangan Bali, Kalanjaya Band Rilis Single Bali Lan Amerika

Namun, perjalanan grup tersebut harus terhenti sementara lantaran kesibukan masing-masing personel. 

Ada yang memilih berkarier di kapal pesiar, sementara lainnya menjalani pekerjaan freelance.

"Boy n Bandit kini vakum karena masing-masing personel menggeluti kesibukan di bidangnya. Ada yang ke pesiar, ada juga yang kerja freelance. Sementara saya masih memiliki ratusan lagu yang hanya tersimpan rapi di file komputer tanpa ada yang bisa menikmati," ujar Staryon, Kamis 18 Juni 2026.

Pria asal Banjar Kutuh, Desa Sayan, Kecamatan Ubud, Gianyar ini mengaku tidak ingin karya-karyanya berhenti hanya sebagai arsip pribadi. 

Melihat masih adanya respons positif terhadap lagu-lagu lama Boy n Bandit membuatnya semakin yakin untuk kembali berkarya.

“Tidak ada orang baik yang bilang dirinya baik,” menjadi salah satu ungkapan yang menggambarkan perjalanan I Bandit. Bagi Staryon, musik menjadi cara untuk menyampaikan cerita, pesan, dan pengalaman kepada pendengar.

Kini, I Bandit kembali hadir melalui karya-karya solo dengan tetap mempertahankan karakter sweet rock Bali, aliran musik yang menjadi identitasnya. 

Karya-karya tersebut mulai diperkenalkan melalui kanal YouTube miliknya.

Dalam perjalanan barunya ini, Staryon juga tetap mendapat dukungan dari rekan-rekan lama di Boy n Bandit. 

Beberapa personel lama masih dilibatkan untuk mengisi bagian musik dalam sejumlah karya, sekaligus menjaga ikatan perjalanan panjang mereka di dunia musik Bali.

Album perdana bertajuk “Perjaka Kasmaran” menjadi langkah awal kebangkitan I Bandit. 

Album tersebut menghadirkan beberapa lagu seperti Craiang, Salah Sasaran, Barang Bangka, serta karya-karya lainnya.

"Tidak hanya membawakan lagu ciptaan sendiri, saya juga akan menghadirkan karya dari musisi lain seperti Saraf dan Kara sebagai bentuk apresiasi terhadap perjalanan musik Bali," katanya.

Salah satu lagu yang menjadi penanda kembalinya I Bandit adalah “Hidup Ini Indah”. 

Lagu tersebut lahir dari kegelisahan Staryon melihat fenomena anak muda yang mengalami keputusasaan hingga memilih mengakhiri hidup.

Melalui lagu itu, ia ingin menyampaikan pesan bahwa kehidupan tetap memiliki harapan. 

Pesan sederhana yang ingin ditanamkan adalah agar siapa pun yang sedang menghadapi masalah tidak menyerah. 

“Pesannya, hidup ini indah. Jangan frustrasi, jangan sampai memilih mengakhiri hidup,” ungkapnya.

Dengan semangat baru dan puluhan karya yang siap diperkenalkan, I Bandit berharap musik Bali dengan sentuhan sweet rock tetap memiliki ruang di hati masyarakat dan terus berkembang mengikuti zaman. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.