Pemkab Kotim Mulai Lelang Sejumlah Proyek Strategis, Jalan Desa Kandan Jadi Prioritas
Pangkan Banama Putra Bangel June 18, 2026 12:06 PM

 

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT – Memasuki pertengahan tahun anggaran 2026, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mulai mengakselerasi pelaksanaan sejumlah proyek infrastruktur strategis. 

Setelah melalui tahapan perencanaan dan evaluasi, beberapa kegiatan pembangunan kini bersiap memasuki proses lelang.

Percepatan tersebut dilakukan agar pelaksanaan pekerjaan fisik di lapangan dapat segera dimulai dan target pembangunan daerah tetap tercapai hingga akhir tahun.

Baca juga: Damkar Kotim Padamkan Kebakaran Lahan Dekat Permukiman di Baamang Hulu

Baca juga: Berlangsung Live TVRI Uzbekistan Vs Kolombia, Starting XI Line Up Serigala Putih-Tricolor

Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, Bina Konstruksi, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman atau SDABMBKPRKP Kotim, Mentana Dhinar Tistama, mengatakan pihaknya terus melakukan koordinasi dan pematangan berbagai kegiatan sebelum masuk ke tahap pelaksanaan.

"Insyaallah pada Juni ini beberapa kegiatan strategis sudah mulai masuk tahap lelang," ujar Mentana, Rabu (17/6/2026).

Ia menjelaskan, sejumlah proyek yang telah direncanakan saat ini tinggal menunggu proses pengadaan dan penetapan pelaksana pekerjaan. 

Pemerintah daerah berharap tahapan tersebut dapat berjalan lancar sehingga pembangunan dapat segera dimulai.

Salah satu pekerjaan yang menjadi perhatian tahun ini adalah peningkatan Jalan Desa Kandan di Kecamatan Kota Besi. 

Jalan tersebut dinilai memiliki peran penting karena menjadi jalur penghubung masyarakat dalam menjalankan aktivitas ekonomi maupun mobilitas sehari-hari.

"Perbaikan Jalan Desa Kandan menjadi salah satu proyek strategis yang kami prioritaskan tahun ini," katanya.

Selain peningkatan ruas jalan, beberapa kegiatan lain juga telah mulai berjalan, di antaranya pemeliharaan Jembatan Patah di Jalan Kapten Mulyono dan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang saat ini telah memasuki tahap pelaksanaan.

Mentana menegaskan setiap proyek akan dilaksanakan setelah seluruh dokumen teknis dan administrasi dinyatakan lengkap. 

Hal itu dilakukan untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai ketentuan dan menghasilkan kualitas pembangunan yang optimal.

Menurutnya, waktu yang tersisa pada tahun anggaran ini akan dimanfaatkan semaksimal mungkin agar seluruh program yang telah direncanakan dapat direalisasikan sesuai jadwal.

"Kami terus mengoptimalkan waktu yang tersedia agar semua kegiatan dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat bagi masyarakat," tuturnya.

Melalui percepatan tersebut, Pemkab Kotim berharap pembangunan infrastruktur tahun ini mampu meningkatkan aksesibilitas masyarakat, memperlancar konektivitas antarwilayah, serta mendukung pertumbuhan ekonomi di berbagai kecamatan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.