Pemkab Bangka Tengah Bantu Seragam Sekolah Anak TK, Dukung Program Wajib Belajar 13 Tahun
Asmadi Pandapotan Siregar June 18, 2026 02:24 PM

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Tengah menyalurkan bantuan sosial untuk pembelian seragam sekolah beserta iuran kegiatan tahunan kepada sejumlah calon murid TK Pembina Koba, pada Kamis (18/6/2026).

Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman menyampaikan, bantuan yang disalurkan tersebut merupakan hasil kolaborasi dari pemerintah daerah dan CSR Bank SumselBabel cabang Koba.

Menurutnya, langkah ini merupakan bagian dari program Wajib Belajar 13 Tahun (War 13 T) yang telah dicanangkan jajarannya bersama Pokja PAUD Bangka Tengah beberapa waktu lalu.

"Ini merupakan tindak lanjut dari program War 13 T yang kita canangkan kemarin. Jadi kita ingin menggugah semangatnya orang tua, meskipun beberapa ada kendala-kendala seperti kesulitan dalam biaya pembelian seragam sekolah," kata Algafry.

Ia menerangkan, dalam pelaksanaannya setiap orang tua mendapatkan bantuan sebesar Rp 850 ribu bagi anak-anak mereka.

Akan tetapi dirinya menegaskan, usai penyerahan secara simbolis jajaran Dinas Pendidikan akan mengawal bantuan untuk diwujudkan dalam bentuk barang-barang kebutuhan sekolah.

"Hari ini melalui CSR Bank Sumsel Babel, ada beberapa anak yang masuk Desil 1 sampai Desil 3 terdata akan masuk ke TK Pembina ini. Jadi mereka akan mendapatkan bantuan sebesar Rp850.000 per orang, tapi akan langsung berwujud barang," terangnya.

Dikatakan Algafry, pola kolaborasi bersama pihak swasta serupa akan terus dilaksanakan dalam mendukung peningkatan kualitas layanan sektor pendidikan di wilayah.

Harapannya, ke depan upaya ini mampu menjadi pendorong peningkatan Angka Partisipasi Sekolah (APS) di Kabupaten Bangka Tengah.

"Ini kolaborasi yang luar biasa. Saya pikir memang kita barus dukungan dari segala pihak ya, termasuk pengusaha, termasuk bank swasta, bank pemerintah, yang ada di Bangka Tengah untuk bisa membantu program kita. Harapannya jangan ada anak putus sekolah, jangan ada anak yang tidakk mau sekolah di Bangka Tengah ini," pungkasnya. (Bangkapos.com/Rifqi Nugroho)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.