TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Penyamaran intel Polda DIY terbongkar ketika masuk ke dalam kampus Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) pada Rabu (18/6/2026).
Anggota polisi tersebut bahkan sampai mengaku bahwa dirinya intel.
Ia pun sampai mengungkap identitas di depan mahasiswa UMY.
Intel ketahuan ketika sedang melakukan penyamaran dalam aksi unjuk rasa UMY Bergerak di Titik Nol Kilometer Yogyakarta.
Ia tampak mengenakan kaos hitam dipadu celana jins sambil memakai tas slempang.
"Assalamualalaikum, nama saya Dafa Arkan dari Polda DIY, saya minta maaf pada mahasiswa UMY karena telah memasuki kampus UMY tanpa izin, dan tanpa surat perintah," katanya di tengah kerumunan mahasiswa UMY.
Intel itu juga diminta untuk menyebutkan pangkatnya.
"Pangkat, pangkat," kata mahasiswa yang mengapit intel.
"Dan saya tidak akan mengulangi perbuatan saya," tambah intel.
Dua mahasiswa yang mengapit kembali menanyakan perihal perintah yang dijalankan.
"Diperintah siapa ?"
"Lanjut sudah lanjut" kata mahasiswa.
Wakil Rektor bidang Pendidikan dan Mahasiswa UMY, Zuly Qodir mengatakan sebelum mahasiswa melakukan aksi demo, pihaknya meminta kepada para mahasiswa untuk menghitung jumlah mahasiswa yang berangkat mengikuti aksi damai di Titik Nol Kilometer, Kota Yogyakarta.
Baca juga: Demo di Depan Istana Bogor, Mahasiswa Unpak Nyanyi Depan Polisi Sampai Ada yang Kakinya Terbakar Api
Setelah menggelar aksi damai di Titik Nol Kilometer Yogyakarta, para mahasiswa kembali ke kampus pada sore hari sekitar pukul 17.00 WIB.
Saat berkumpul di kampus, mahasiswa mencurigai satu orang lantaran memotret kegiatan mahasiswa sepulang dari aksi damai.
"Namanya juga intel mungkin memata-matai, dia memfoto. Memfoto dan melihat-lihat mahasiswa, lalu curiga gak terima (mahasiswa). Dia dikejar lari, namanya lari tambah curiga makin banyak orang, di kampus banyak mahasiswa," katanya.
Lalu, orang yang dicurigai sebagai intel itu sempat terjatuh dan diamankan oleh mahasiswa di rektorat UMY.
"Dia jatuh, dibawa ke ruang rektorat, saya ditelepon Polda mohon diamankan anggotanya. Lalu saya datang ke situ, mahasiswa sudah banyak sekali mungkin 300 orang tapi gak ada masalah damai, tentram, aman cuma teriak-teriak," katanya.
Baca juga: Banyak Demo Tuntut Berhenti, Pemerintah Putuskan Operasional MBG Disetop Selama Libur Sekolah
Dia sempat mengimbau mahasiswa untuk tidak melakukan tindakan kekerasan, tidak melakukan penghinaan.
Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan membenarkan bahwa satu orang yang diamakan oleh mahasiswa di UMY tersebut merupakan anggota Polda DIY.
Ihsan mengatakan bahwa keberadaan personel polisi tersebut di lokasi merupakan bagian dari penugasan pemantauan untuk memastikan peserta aksi kembali ke kampus dengan aman dan selamat.
"Anggota yang berada di lokasi baik yang berpakaian dinas maupun tertutup merupakan bagian dari pelaksanaan pelayanan untuk mengawal dan memastikan peserta aksi kembali ke kampus dalam keadaan aman dan selamat," katanya.
Lanjut Ihsan, terjadi kesalahpahaman antara anggotanya dengan mahasiswa UMY.
Namun kesalahpahaman telah diselesaikan secara humanis melalui komunikasi dan koordinasi yang baik dengan pihak rektorat dan mahasiswa.
"Situasi saat ini kondusif. Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak rektorat dan mahasiswa atas komunikasi dan koordinasi yang terjalin sangat baik sehingga kesalahpahaman ini dapat terselesaikan dengan baik, dan anggota kami telah kembali ke Polda," katanya.
https://whatsapp.com/channel/0029VaGzALAEAKWCW0r6wK2t