TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Awal kemarahan Pratiwi Noviyanthi alias Teh Novi ke anak asuhnya yang berinisial Z terungkap.
Karena kesal anak asuhnya itu sering berbohong, Novi pun memutuskan untuk mengirim Z ke pesantren saat liburan sekolah.
Padahal Teh Novi awalnya berencana mengajak Z umroh bersama saat libur sekolah.
Setelah umroh, Z dan adik-adik asuhnya akan diajak liburan ke Bali.
Namun Teh Novi pun batal mengajak Z umroh karena sang anak terus-terusan berbohong.
Ia menilai kalau Z tidak bisa bersyukur dengan kehidupannya saat ini.
Sebab Z sering iri pada adik-adik asuhnya, berperilaku tak sopan pada ART, dan membicarakan Teh Novi yang selama ini telah membiayainya.
Bahkan setelah diberi hukuman oleh Teh Novi, Z masih saja tetap berbohong dan seolah tak kapok.
Untuk memberikan pelajaran pada Z, Novi ternyata tidak hanya mengirimnya ke pesantren.
Barang-barang milik Z yang selama ini diberikan oleh Teh Novi pun diambil dan akan disumbangkan pada orang yang lebih membutuhkan.
Mulai dari puluhan sepatu, tas, baju baru, jam tangan, dan lainnya.
Bukan tanpa alasan, Teh Novi melakukan itu karena Z selalu iri pada adiknya.
Saat anak asuh lainnya ulang tahun, Teh Novi pun membelikan mainan mobil-mobilan seharga Rp 1,9 juta.
Namun Z rupanya mengira kalau harga mobilan itu Rp 5 juta.
Beberapa adik asuhnya juga dibelikan sepeda oleh Teh Novi.
Sementara Z dibelikan sepeda listrik seharga Rp 4,5 juta.
Bukannya besyukur, Z malah menggerutu pada ART mereka.
Ia kesal lantaran dibelikan sepeda listrik yang menurutnya hanya Rp 4,5 juta sementara adiknya dibelikan mobilan Rp 5 juta.
Bahkan saat dikonfirmasi ke Z, ia sempat berkilah.
Baca juga: Ngamuk Teh Novi Disebut Belum Menikah Gara-gara Tak Laku, Usir Anak Asuh: Gua susah-susah Rawat Lu
"Kakak cuma bilang, Tabo mending beli sepeda listrik juga, gitu," kata Z.
"Hah? Jangan bohong. Gak usah akting, gak usah bohong. Kamu bilang kemarin 'kakak cuma dibeliin sepeda listrik Rp 4,5 juta, giliran Tabo ulang tahun dibeliin mobil Rp 5 juta. Kamu ngomong kayak gitu kan?," tanya Teh Novi.
Tanpa rasa bersalah, Z pun menganggukan kepalanya.
"Iya," kata dia.
"Kenapa bilang kayak gitu? Itu kalau ngomong kayak gitu ada rasa bersyukur gak?," tanya Teh Novi lagi.
"Nggak," jawab Z santai.
"Kenapa ngomong kayak gitu?," tanya Teh Novi lagi.
Z pun kemudian memasang muka memelas di hadapan ibu asuhnya.
"Tapi kakak bersyukur," ucap Z lagi.
Ia pun berkilah kalau dirinya bukan iri pada adik-adiknya, hanya khawatir uang ibunya habis.
Baca juga: Murka Disebut Tak Laku dan Sering Ganti Pacar, Teh Novi Kembalikan Anak Asuh ke Panti: Gak Tahu Diri
Padahal menurut Teh Novi, Z paling banyak mendapat barang-barang mewah.
"Ada gak mamah pernah bedain? Tabo ulang tahun cuma dibeliin harga Rp 1,9 juta, kamu ungkit-ungkit, kamu beda-bedain sama diri kamu yang dikasih sepeda listrik harganya Rp 4,5 juta, nggak ada rasa bersyukur kamu," ucap Teh Novi.
Rupanya menurut Teh Novi, itu bukan pertama kalinya Z iri pada adik-adiknya.
Teh Novi pun kemudian memberikan pelajaran untuk Z akan bisa lebih bersyukur.
"Kamu gak usah ikut umroh, gak usah ikut mamah. Nanti libur sekolah kamu masuk pesantren. Udah kesekian kali kamu kayak gini, udah mamah tahan-tahan, udah berkali-kali mamah tutupin kamu, kayak gimananya kamu, iri selalu sama adik kamu," tutur Novi lagi.
Sebelumnya, Z bahkan menyebut Novi sering dugem, mabuk-mabukan, gonta-ganti pacar, hingga belum menikah karena tak laku.
"Aku gak pernah kenalin cowok ke dia, aku cuma kenalin mantan aku aja ke dia, dan mantan aku cuma satu," kata Teh Novi.
https://whatsapp.com/channel/0029VaGzALAEAKWCW0r6wK2t