TRIBUNMATARAMAN.COM, BLITAR - Sekretaris Umum KONI Provinsi Jatim, Akmal Budianto mengatakan, pengunduran Samanhudi Anwar sebagai ketua umum KONI Kota Blitar periode 2026-2030 setelah dilantik merupakan pernyataan pribadi secara sepihak.
Dikatakannya, sesuai aturan, Samanhudi masih tetap menjadi ketua umum definitif KONI Kota Blitar periode 2026-2030.
"Itu statement dari Pak Samanhudi sepihak, silakan saja. Tapi, itu tidak menjadi dasar beliau bukan ketua (KONI Kota Blitar). Sampai sekarang ketua definitif KONI Kota Blitar masih Pak Samanhudi," kata Akmal usai melantik pengurus KONI Kota Blitar periode 2026-2030 di Balai Kusumo Wicitro Kota Blitar, Kamis (18/6/2026).
Akmal menjelaskan, kalau memang betul, pernyataan pengunduran diri Samanhudi Anwar sebagai ketua umum KONI Kota Blitar harus diikuti dengan proses administrasi, berupa permohonan tertulis serta alasannya.
Baca juga: Samanhudi Nyatakan Mundur dari Ketua Umum KONI Kota Blitar Periode 2026-2030 usai Dilantik
Menurutnya, sesuai aturan, jika pengunduran diri ketua umum KONI dilakukan belum melampaui separuh masa jabatan, maka harus dilakukan musyawarah olahraga kota (Musorkot) luar biasa untuk memilih ketua.
"Masa jabatan ketua KONI itu lima tahun. Kalau baru dilantik langsung mundur, harus ada Musorkot luar biasa untuk memiliki ketua lagi," ujarnya.
Tapi, kata Akmal, kalau pengunduran diri ketua KONI dilakukan setelah melewati separuh masa jabatan, bisa dilakukan penunjukkan pelaksana tugas (Plt) atau ketua harian.
"Posisi kami hanya meluruskan aturan main dan memberikan arahan saja. Soal pernyataan Pak Samanhudi itu biar dibahas di internal KONI Kota Blitar dulu," ujarnya.
Plt Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Blitar, Heru Eko Pramono mengatakan, pada intinya, Pemkot Blitar mensupport KONI Kota Blitar.
Tapi, Dispora belum bisa banyak komentar terkait perkembangan di pengurusan baru KONI Kota Blitar.
"Tadi, setelah dilantik, Pak Samanhudi mengundurkan diri dari ketum dan diserahkan ke Bu Elim. Ini dari sisi administrasi biar selesai dulu," katanya.
"Kalau administrasi belum selesai, kami belum bisa menindaklanjuti perkembangan yang terjadi. Kami menunggu selesai administrasi, klirnya seperti apa. Kami belum bisa komentar banyak. Intinya Pemkot support KONI," pungkasnya.
(Samsul Hadi/TribunMataraman.com)