TRIBUNJABAR.ID - Penggunaan e-wallet atau dompet elektronik terus meningkat.
Hal ini seiring dengan banyaknya layanan menabung atau pembayaran menggunakan non tunai.
Melihat peluang ini, penyedia jasa keuangan pun tergerak untuk memberikan beragam kemudahan dan pilihan kepada para konsumen.
Seperti yang dilakukan oleh OVO Nabung by Superbank yang hadir dengan konsep rek-wallet (rekening e-wallet). Konsep ini memberikan kebebasan bagi pengguna untuk membayar kebutuhan belanja harian dan menabung tanpa perlu berpindah aplikasi.
Inovasi ini pun tercermin dari pertumbuhan pengguna OVO Nabung by Superbank yang sangat positif dengan total pengguna mencapai lebih dari 2,3 juta per awal Mei 2026.
Asep Haekal, Head of Strategy, Integrated Marketing Communication, OVO, mengatakan bahwa pertumbuhan ini memperlihatkan semakin tingginya minat masyarakat terhadap layanan keuangan digital yang tidak hanya memudahkan transaksi pengguna, tetapi juga memberikan nilai tambah dalam mengelola saldo serta membangun kebiasaan finansial sehari-hari.
Tren tersebut terlihat dari semakin luasnya pola penggunaan OVO Nabung by Superbank untuk berbagai kebutuhan harian.
"Dibandingkan dengan tahun lalu, transaksi di gerai offline seperti restoran, minimarket, dan kebutuhan sehari-hari lainnya meningkat lebih dari tiga kali lipat. Sementara itu, transaksi belanja online dan digital goods (pembelian pulsa, paket data, serta layanan digital lainnya) juga meningkat lebih dari dua kali lipat," ujar Asep Haekal dalam keterangannya, Kamis (18/6/2026).
• Kementerian Kebudayaan Bakal Revitalisasi Museum Sri Baduga Agar Setara Standard Nasional
Asep mengatakan bahwa penggunaan layanan transfer ke sesama pengguna OVO pun meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan tahun lalu. Rangkaian data ini memperlihatkan semakin kuatnya peran OVO Nabung by Superbank sebagai rek-wallet yang tidak hanya memungkinkan pengguna menikmati manfaat bunga dari saldo yang tersimpan, tetapi juga tetap memberikan kenyamanan bertransaksi melalui e-wallet OVO.
Pertumbuhan ini juga sejalan dengan semakin kuatnya peran e-wallet dalam aktivitas finansial masyarakat, khususnya generasi muda. Berdasarkan survei Jakpat 2026, 1 dari 2 Gen Z menyimpan uang di e-wallet yang digunakan untuk berbagai kebutuhan harian, mulai dari transfer uang, belanja online, membayar tagihan, transaksi offline, pesan antar makanan, hingga transportasi. Temuan ini menunjukkan bahwa bagi generasi muda, e-wallet semakin menjadi bagian dari cara mereka mengelola arus uang harian dengan lebih praktis.
OVO Nabung by Superbank hadir sebagai rek-wallet, solusi praktis yang menggabungkan kemudahan e-wallet dengan keuntungan tabungan digital. Pengguna tetap dapat menggunakan saldo di OVO Nabung by Superbank untuk transaksi harian, sekaligus menyimpan saldo dengan manfaat tabungan seperti potensi bunga hingga 5 persen per tahun, bebas biaya top up, serta berbagai promo dan cashback. Dengan demikian, saldo yang biasanya hanya “parkir” di e-wallet dapat menjadi lebih produktif tanpa mengurangi fleksibilitas pengguna dalam bertransaksi.
"OVO Nabung by Superbank kini menghadirkan kampanye Tau-Tau Untung, sebuah inisiatif yang mengajak pengguna untuk mendapatkan lebih banyak manfaat dari aktivitas transaksi harian mereka. Kampanye yang berlangsung hingga akhir tahun ini menghadirkan beragam manfaat bagi pengguna OVO Nabung by Superbank, termasuk promo pada layanan Grab," ujarnya.
Sebagai bagian dari kampanye Tau-Tau Untung, pengguna baru OVO Nabung by Superbank dapat menikmati berbagai promo transaksi harian, termasuk promo GrabFood berupa diskon 99 persen hingga Rp30.000 selama Juni 2026 sesuai ketentuan yang berlaku. Promo ini dihadirkan sebagai nilai tambah agar pengguna dapat merasakan manfaat OVO Nabung dalam aktivitas sehari-hari, mulai dari menyimpan saldo hingga menggunakannya secara lebih bijak untuk kebutuhan yang relevan.
Kampanye Tau-Tau Untung berangkat dari kebiasaan masyarakat yang semakin aktif menggunakan e-wallet untuk berbagai kebutuhan, namun belum semuanya menyadari bahwa saldo yang digunakan untuk transaksi harian juga dapat memberikan manfaat tambahan. Melalui kampanye ini, OVO ingin memperkenalkan cara yang lebih sederhana bagi pengguna untuk bertransaksi, menyimpan saldo, dan menikmati benefit dalam satu pengalaman yang terintegrasi.
Di dalam ekosistem Grab, OVO Nabung by Superbank paling banyak digunakan pada layanan GrabBike, GrabCar, dan GrabFood, yang meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan Mei 2025. Tren ini semakin terlihat dari pola penggunaan harian pengguna OVO Nabung by Superbank yang didominasi pada jam commuting dan setelah jam kerja, terutama pukul 17:00–19:00 WIB.
Secara demografis, kelompok usia 26-35 tahun menjadi pengguna dengan aktivitas transaksi tertinggi, diikuti oleh kelompok usia 18-25 tahun dan 36-45 tahun. Pola ini menunjukkan bahwa OVO Nabung by Superbank semakin lekat dengan mobilitas harian pengguna, mulai dari perjalanan, pemesanan makanan, hingga kebutuhan setelah jam kerja.
Baca juga: Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Sebut Pernyataan Nana Bersifat Pribadi, Lembaga akan Tindak Lanjuti
"Di luar ekosistem Grab, volume transaksi OVO Nabung by Superbank didominasi oleh aktivitas top-up dan transaksi belanja, baik secara offline maupun online. Di gerai offline, OVO Nabung by Superbank banyak digunakan untuk membeli makanan dan minuman, pembayaran tagihan, hingga berbelanja kebutuhan pokok (groceries). Sementara itu, untuk transaksi online, penggunaan didominasi oleh pembelian paket data, transaksi e-commerce, serta pengisian saldo (top-up) game. Hal ini menunjukkan bahwa OVO Nabung by Superbank tidak hanya digunakan untuk satu jenis kebutuhan, tetapi juga telah menjadi bagian dari berbagai aktivitas finansial digital pengguna dalam satu aplikasi," ujar Asep.
Sementara itu Direktur Bisnis Superbank, Sukiwan, mengatakan bahwa pertumbuhan transaksi OVO Nabung by Superbank yang kuat, baik di layanan Grab maupun berbagai kebutuhan harian lainnya, menunjukkan bahwa masyarakat semakin nyaman mengelola transaksi dan tabungan mereka dalam satu pengalaman yang terintegrasi.
"Bagi kami, ini bukan sekadar pertumbuhan pengguna, tetapi juga validasi bahwa inovasi rek-wallet memiliki relevansi yang kuat bagi masyarakat Indonesia. Ke depan, bersama OVO dan seluruh mitra ekosistem, kami akan terus menghadirkan kolaborasi dan manfaat baru yang semakin memudahkan pengguna dalam bertransaksi, menabung, dan mengelola keuangan sehari-hari,” ujarnya.
Dengan OVO Nabung by Superbank, pengguna dapat memanfaatkan konsep rek-wallet yang menggabungkan kemudahan bertransaksi khas e-wallet dengan keuntungan tabungan digital secara langsung di satu aplikasi. Dengan adanya kampanye Tau-Tau Untung dari OVO Nabung, semakin banyak pengguna dapat merasakan manfaat layanan keuangan digital yang tidak hanya mudah digunakan, tetapi juga membantu mereka mengelola keuangan dan memberikan keuntungan dalam aktivitas pembayaran mereka sehari-hari mereka. layani lebih dari 10 juta titik yang tersebar di seluruh Indonesia. (*)