Dari UMKM hingga Ekonomi Kreatif, Sukirman Pastikan Semua Harus Terdata
rival al manaf June 18, 2026 07:54 PM

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pekalongan Sukirman menegaskan, pentingnya pendataan seluruh aktivitas usaha masyarakat melalui Sensus Ekonomi (SE) 2026.

Mulai dari pelaku UMKM hingga sektor ekonomi kreatif, menurutnya harus terdata secara akurat agar pemerintah memiliki dasar yang kuat dalam menyusun kebijakan pembangunan dan pemberdayaan ekonomi daerah.

Pernyataan tersebut disampaikan Sukirman usai menghadiri Pencanangan dan Pengukuhan Petugas Sensus Ekonomi 2026 Tingkat Provinsi Jawa Tengah yang berlangsung di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Semarang, Kamis (18/6/2026).

Sukirman mengatakan, Sensus Ekonomi 2026 merupakan langkah strategis untuk memperkuat basis data perekonomian, khususnya terkait perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), ekonomi kreatif, serta berbagai kegiatan usaha yang dijalankan masyarakat Kabupaten Pekalongan.

Menurutnya, data yang lengkap dan akurat sangat dibutuhkan untuk mengetahui kondisi riil perekonomian daerah sekaligus menjadi acuan dalam merancang program pembangunan yang tepat sasaran.

"Ini menjadi hal yang sangat positif untuk meningkatkan kualitas data perekonomian kita, khususnya jumlah UKM, UMKM, dan ekonomi kreatif yang dilakukan oleh warga Kabupaten Pekalongan," ujar Sukirman.

Ia menjelaskan, pelaksanaan sensus ekonomi di Kabupaten Pekalongan saat ini telah berjalan. Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Pekalongan juga telah menggelar apel siaga sebagai bentuk kesiapan petugas sebelum melaksanakan pendataan di lapangan.

Saat ini, para petugas sensus tengah bergerak melakukan pendataan ke berbagai wilayah hingga pelosok desa untuk memastikan seluruh aktivitas usaha masyarakat dapat tercatat dengan baik.

"Petugas sedang berproses melakukan pendataan hingga ke sudut-sudut desa di Kabupaten Pekalongan," katanya.

Sukirman pun mengimbau, masyarakat untuk menerima kehadiran petugas sensus dan memberikan informasi yang benar sesuai kondisi usaha yang dijalankan. Menurutnya, partisipasi masyarakat menjadi faktor penting dalam menentukan kualitas hasil pendataan.

"Kami berharap, masyarakat Kabupaten Pekalongan menerima petugas sensus ini agar data ekonomi kreatif yang Bapak Ibu lakukan dapat terdaftar," tambahnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan bahwa data merupakan fondasi utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah. Karena itu, ia meminta seluruh kepala daerah serta masyarakat memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

Menurut Ahmad Luthfi, hasil sensus nantinya akan menjadi dasar dalam memetakan kondisi ekonomi daerah secara lebih akurat sekaligus menyusun berbagai kebijakan strategis untuk mendorong investasi dan pertumbuhan ekonomi.

Di sisi lain, Wakil Kepala Badan Pusat Statistik, Sonny Harry Budiutomo Harmadi, menyebut Jawa Tengah memiliki peran penting dalam perekonomian nasional dengan hampir 5 juta unit usaha yang tersebar di berbagai sektor.

Ia menilai, keberhasilan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Jawa Tengah akan memberikan kontribusi besar terhadap kualitas data ekonomi nasional. Oleh karena itu, seluruh pihak diharapkan turut menyukseskan pendataan yang sedang berlangsung. (Dro)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.