Ternyata Turis Aussie Paling Hobi Minum Kopi Ini Kalau ke Bali, Ada Sejarahnya
GH News June 18, 2026 09:08 PM
Denpasar -

Turis Australia pecinta kafein yang liburan ke Bali, ternyata lebih suka minum espresso daripada kopi biasa.

Rupanya hal ini berkaitan dengan sejarah kopi di Australia, yang mulai budaya ngopi setelah Perang Dunia Kedua. Ketika itu, imigran asal Italia membawa mesin kopi espresso ke Melbourne dan Sydney.

Gaya penyeduhan espresso dengan cepat populer di Australia dan masih menjadi trend penyeduhan utama hingga saat ini. Orang Australia menyukai kesederhanaan minuman kopi yang berbasis espresso seperti flat white dan long black tanpa tambahan gula atau perasa.

Kafe di Australia biasanya dipenuhi orang-orang yang bersosialisasi. Kafe bukanlah kantor tempat menyewa ruang dengan membeli secangkir espresso. Ini adalah tempat berkumpul sosial, tempat berbincang dengan orang lain sambil menikmati secangkir kopi yang nikmat.

Banyak orang Australia akan menyempatkan diri mengunjungi kafe dan bukan layanan drive-thru atau pesan antar di akhir pekan mereka, dan mereka akan sangat menikmati waktu mereka di sana.

Melbourne dianggap sebagai pusat kopi terbesar di negara ini. Bahkan dijuluki sebagai ibu kota kopi dunia. Warga Australia lebih fokus pada budaya kopi specialty, biji mentah kopi impor berkualitas, pemanggangan (roasting) yang tepat, dan penyeduhan biji kopi terbaik.

Para pemanggang (roaster) kopi dan kedai kopi mendapatkan biji kopi mentah mereka dari berbagai negara dan lokasi, selalu berburu biji kopi berkualitas terbaik yang tersedia.

Kopi di Melbourne bukan hanya tentang membuat espresso atau flat white. Kota ini merupakan pusat seni latte yang indah, dan dikenal sebagai rumah bagi barista terbaik di dunia.

Kopi merupakan bagian penting dari budaya dan kehidupan sehari-hari Australia, sebuah bentuk seni serius yang membutuhkan barista tingkat atas untuk memenuhi permintaan pelanggan yang terus meningkat.

Para pecinta kopi mengatakan jika seorang barista tidak terampil dalam latte art, dia mungkin tidak akan bertahan selama 3 minggu di Melbourne.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.