TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Sebanyak 10 atlet National Paralympic Committee (NPC ) Provinsi Riau mengikuti pelatnas untuk persiapan Asean Paragames yang direncanakan tahun 2027. Namun, dari jumlah tersebut belum diketahui berapa atlet Riau yang akan berangkat.
Pelaksana Tugas (Plt) Ketua NPCI Riau Indra Warman mengatakan, pihaknya telah memilih sejumlah atlet yang akan mengikuti pelatnas. Pada umumnya mereka yang mengikuti merupakan atlet yang sebelumnya telah berjuang di Asean Paragames di Thailand tahun 2025.
"Pilihan ada di pusat. Atlet yang berangkat pelatnas merupakan atlet yang telah berprestasi di Asean Paragames,"ungkap Indra kepada Tribunpekanbaru.com, Kamis (18/6/2026).
Ia menambahkan, terkait jumlah atlet Riau yang akan benar-benar dipilih nantinya tergantung kemampuan dari seleksi di pelatnas tersebut.
"Persaingan cukup ketat. Karena atlet lainnya juga memiliki potensi. Jadi kita tentu saja berharap atlet kita tidak ada yang tereliminasi," ujarnya.
Menurut Indra, untuk kuota yang dipersiapkan sebanyak 150 atlet. Sedangkan atlet yang dikirim di semua daerah mencapai 180.
Dengan tak sebandingnya jumlah atlet dan kuota yang disediakan, maka persaingan sangat ketat.
"Ada sekira 30 atlet yang nantinya tereliminasi. Namun, tentu saja kami berharap atlet Riau tetap masuk sesuai dengan jumlah yang dikirimkan," ujar Indra
Harapan tersebut sejalan dengan kualitas atlet Riau yang ikut pelatnas merupakan atlet pilihan.
Terakhir Indra mengatakan pihaknya juga terus melakukan pembinaan untuk melahirkan generasi atlet NPCI Riau. Tentu saja mengingat atlet yang telah berpengalaman juga akan digantikan dengan atlet yang baru.
Asean Para Games edisi ke-13 telah diselenggarakan pada tanggal 20 hingga 26 Januari 2026 bertempat di Nakhon Ratchasima, Thailand.
Edisi selanjutnya, yakni Asean Para Games ke-14, dijadwalkan akan diselenggarakan di Kuala Lumpur, Malaysia pada tahun 2027 nanti.
(Tribun Pekanbaru/Budi Rahmat)