Kurangi Kecepatan Laju Kendaraan di Perumahan, Polisi Tidur Dishub Banjar Rusak, Ini Penyebabnya
Hari Widodo June 18, 2026 08:47 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Sejumlah speed bump atau polisi tidur yang terpasang di berbagai ruas jalan lingkungan dan kawasan permukiman di Kabupaten Banjar dilaporkan mengalami kerusakan. 

Misalnya, antara lain kawasan SMK di Indrasari, Martapura Timur, Jalan Pintu Air, serta sejumlah jalan lingkungan lainnya.

Kondisi itu dibenarkan oleh Kepala Seksi Prasarana Perhubungan Darat Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar, Adi Sasmita.

"Selain rusak, sebagian speed bump juga ada yang hilang akibat terlepas dari dudukannya," kata Adi Sasmita, Kamis (18/6/2026).

Baca juga: Resmi Dilantik, Muhammad Shodiq Wa’die Gantikan Almarhum Shatam di DPRD Banjar

Adapun dugaan penyebab utama kerusakan berasal dari kendaraan angkutan barang yang melintas di kawasan permukiman. Karena beban kendaraan yang melebihi kapasitas membuat baut pengikat terlepas dan badan speed bump mengalami kerusakan.

Kalau kendaraan pribadi atau roda dua relatif aman. Yang paling sering menyebabkan kerusakan adalah truk pengangkut material bangunan, kendaraan logistik, hingga armada angkutan barang lainnya yang masuk ke lingkungan perumahan," urai Adi sapaanya.

Namun, soal kerusakaan speed bumb ini belum bisa ditangani, sebab anggaran terbatas. 

"Pada 2026 ini anggaran khusus untuk pemeliharaan  speed bump belum ada, sebab dilakukan efisiensi anggaran," ujar Adi.

Meski demikian, Dishub Kabupaten Banjar berharap pada perubahan anggaran tahun 2026 nantinya tersedia alokasi dana yang dapat digunakan untuk melakukan rehabilitasi dan penggantian speed bump yang rusak.

"Mudah-mudahan pada perubahan anggaran ada dana yang tersedia sehingga bisa kami realisasikan untuk penggantian speed bump yang rusak di lapangan," harapnya.

Baca juga: Demo di Rumah Banjar, HMI Kalsel Soroti Utang Negara Terus Membengkak

Subandi, warga di Idrasari mengaku dengan adanya polisi tidur dari dishub itu memang membatu warga agar pengedara pelan. 

"Kalau tidak ada speed bump itu, pengedara sering ngebut, membahayakan padahal itu akses jalan yang mestinya pelan," kata dia. (Banjarmasinpost.co.id/Nurholis Huda)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.