BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Tak ada orang yang mau kena penyakit, apalagi kanker. Sebab itu kita perlu mewaspadai dan mencegah faktor-faktor risiko penyebab kanker. Apalagi zaman sekarang potensi risiko itu ada di berbagai hal.
Indri Okta AMD KL dari Yayasan Pencegah Kanker Nusantara mengatakan, kanker merupakan suatu perubahan sel normal menjadi tidak normal (abnormal) serta sel-sel yang tidak terkendali dalam tubuh.
"Kanker bisa berawal dari tumor. Adapun tumor itu sendiri terbagi menjadi dua bagian yaitu tumor jinak dan tumor ganas," katanya saat menjadi narasumber pada kegiatan edukasi kesehatan bertema Waspada Kanker di Usia Produktif: Kenali Faktor Risiko dan Cara Pencegahannya di Novotel Banjarmasin Airport, Kamis (18/6/2026).
Tumor jinak pertumbuhannya lambat, tapi bila dibiarkan dan tidak segera ditangani dikhawatirkan akan berubah menjadi tumor ganas dan kalau sudah menjadi ganas itulah yang dinamakan dengan kanker (cancer). Sel kanker bisa berpindah kebagian tubuh lain melalui pembuluh darah (metastasis).
Di acara kolaborasi Novotel Banjarmasin Airport dengan Yayasan Pencegahan Kanker Nusantara ini, dijelaskan Indri, faktor pemicu kanker antara lain genetik (keturunan) dari riwayat keluaran yang pernah terkena kanker, baik ayah, ibu, kakek, nenek.
"Faktor pemicu kanker, secara kimia atau fisika adalah akibat polusi udara dan elekronik lewat Handphone. Juga makanan mengandung pengawet dan cara pengolahan dan penyajian makanan yang salah," kata Indri.
Cara pencegahannya, preventif dari luar, pola makan yang sehat dan teratur. Konsumsi makanan berserat tinggi macam buah dan sayur Kurangi makanan yang berlemak tinggi antara lain daging merah dan daging olahan.
Dede Morito, Senior Sales Manager Novotel Banjarmasin Airport, kegiatan ini penting sebagai pedoman menghindari kanker dan memulai gaya hidup sehat.
"Kita patut berterimakasih atas upaya Yayasan Pencegah Kanker Nusantara yang melakukan sosialisasi pencegahan kanker ini," katanya. (Banjarmasinpost.co.id/Salmah Saurin)