TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Semen Padang FC kembali mengumumkan dua pemain ke publik untuk menghadapi kompetisi Liga 2 musim 2026/2027.
Dua pemain ini bernama Dikri Yusron dan Erwin Gutawa. Sebelumnya tim berjulukan Kabau Sirah itu telah mengumumkan dua pemain bernama Ikram Algiffari dan David Maulana.
Ikram akan menempati posisi penjaga gawang, sedangkan David sebagai gelandang untuk Semen Padang FC.
Sedangkan Dikri Yusron dan Erwin Gutawa diumumkan langsung oleh Presiden Klub Semen Padang FC, Andre Rosiade, melalui akun instagram @semenpadangfcid pada Kamis (18/6/2026) malam.
Baca juga: Semarak Piala Dunia 2026, Jersey Timnas Brazil, Argentina dan Portugal Paling Laris di Padang
Dikri Yusron diketahui akan mengisi posisi sebagai penjaga gawang. Kemudian untuk Erwin Gutawa akan memperkuat lini belakang.
Dikri Yusron merupakan kiper berumur 31 tahun dengan tinggi 1,80 meter. Ia lahir pada 8 Januari 1995.
Diketahui Dikri Yusron pernah membela Sriwijaya FC, Badak Lampung, Persik, Madura United, dan Gresik United.
Terbaru, Dikri Yusron bergabung dengan Bali United sejak 31 Juli 2025.
Sedangkan Erwin Gutawa, merupakan pria kelahiran 6 Juli 1992 dengan tinggi badan 1,75 meter.
Ia juga tercatat pernah berkarir di sejumlah klub Indonesia.
Di antaranya Martapura, Madura FC, Sriwijaya FC, PSM Makassar, Bhayangkara FC, hingga PSMS sebelum ke Semen Padang FC.
Semen Padang FC mulai mengumumkan pemain yang akan menjadi bagian dari skuad Kabau Sirah untuk menghadapi kompetisi Liga 2 musim 2026/2027.
Melalui akun Instagram resmi klub, Rabu (17/6/2026), manajemen memperkenalkan dua nama pertama yang dipastikan bergabung, yakni kiper muda asal Sumatera Barat, Ikram Alghifari, serta gelandang eks Timnas Indonesia kelompok umur, David Maulana.
Pengumuman tersebut menjadi sinyal awal pembentukan kerangka tim yang dipersiapkan Semen Padang FC untuk kembali bersaing di kasta kedua sepak bola nasional.
Chief Operating Officer (COO) Semen Padang FC, Braditi Moulevey, menjelaskan bahwa keputusan memasukkan kembali nama Ikram Alghifari ke dalam skuad bukanlah proses perekrutan baru.
Menurutnya, penjaga gawang berusia 20 tahun itu sebelumnya dipinjamkan ke FC Bekasi City dan masih memiliki sisa kontrak bersama Kabau Sirah.
Baca juga: Harga Pertamax Bakal Turun, Kementerian ESDM Sebut Ikuti Tren Minyak Dunia Usai AS-Iran Damai
"Kalau Ikram kan kemarin kita pinjamkan, jadi masih ada sisa kontrak dengan kita, makanya kita tarik kembali," kata Braditi kepada TribunPadang.com.
Keputusan memulangkan Ikram dinilai cukup logis mengingat kiper kelahiran Kabupaten Pesisir Selatan tersebut merupakan salah satu talenta muda terbaik yang dimiliki Sumatera Barat saat ini.
Ikram memiliki rekam jejak yang cukup mentereng di usia muda. Ia merupakan jebolan SSB Remaja Tarusan, sempat menimba ilmu di PPLP Sumbar, hingga akhirnya direkrut Semen Padang FC pada November 2022.
Namanya mulai dikenal luas setelah menjadi salah satu pemain asal Sumbar yang dipercaya memperkuat Timnas Indonesia U-17. Bahkan, Ikram turut menjadi bagian skuad Garuda Muda pada ajang Piala Dunia U-17 2023 yang digelar di Indonesia.
Dengan pengalaman di level tim nasional serta usia yang masih sangat muda, Ikram diproyeksikan menjadi salah satu aset penting Semen Padang FC dalam beberapa musim ke depan.
Baca juga: Profil David Maulana, Eks Kapten Timnas Indonesia U-16 yang Direkrut Semen Padang FC
Sementara itu, untuk perekrutan David Maulana, Braditi menegaskan bahwa keputusan tersebut merupakan bagian dari kebutuhan tim yang disusun oleh pelatih kepala Nilmaizar.
Menurutnya, jajaran pelatih memiliki peran utama dalam menentukan pemain yang dianggap sesuai dengan skema dan kebutuhan tim untuk musim depan.
"Kalau alasan memilih David Maulana itu coba tanyakan langsung kepada Coach Nil, karena beliau yang menyusun kerangka tim," ujarnya.
Meski demikian, rekam jejak David Maulana menunjukkan alasan kuat mengapa gelandang tersebut masuk dalam daftar pemain yang diincar Semen Padang FC.
Pemain kelahiran Deli Serdang, Sumatera Utara, itu merupakan mantan kapten Timnas Indonesia U-16 saat menjuarai Piala AFF U-16 2018. Ia juga pernah mengikuti program pembinaan Garuda Select yang memberi kesempatan pemain muda Indonesia berlatih dan bertanding di Eropa.
Karier David bahkan sempat berlanjut ke Kroasia bersama HNK Rijeka U-19 dan NK Pomorac sebelum kembali ke Indonesia untuk memperkuat Bhayangkara FC dan Persiku Kudus.
Kemampuan David yang dapat bermain di beberapa posisi lini tengah, mulai dari gelandang bertahan, gelandang tengah hingga gelandang serang, menjadi nilai tambah bagi tim yang tengah membangun skuad kompetitif untuk Liga 2.
Baca juga: Semen Padang FC Pulangkan Ikram Algiffari dan Rekrut David Maulana untuk Liga 2 2026/2027
Braditi memastikan pengumuman pemain Semen Padang FC belum berhenti pada dua nama tersebut.
Manajemen akan terus memperkenalkan pemain-pemain yang masuk dalam skuad Kabau Sirah secara bertahap melalui media sosial resmi klub.
"Untuk pemain-pemain selanjutnya silakan ditunggu saja dan dilihat pengumumannya melalui media resmi kita. InsyaAllah akan ada dua atau tiga pengumuman setiap harinya," katanya.
Dengan diumumkannya Ikram Alghifari dan David Maulana, publik sepak bola Sumatera Barat kini menantikan nama-nama lain yang akan menjadi bagian dari proyek Semen Padang FC untuk kembali bersaing memperebutkan tiket promosi ke Liga 1 musim berikutnya. (*)