Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini
TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS – Kejadian yang sempat membuat kaget keluarga dan warga sekitar, menimpa seorang perempuan di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.
Akibat kondisi gelap gulita lantaran pemadaman listrik alias mati lampu, korban dilaporkan terperosok dan jatuh ke dalam sumur sedalam belasan meter.
Peristiwa menegangkan ini menimpa Farida Budiasih, seorang warga yang sedang berkunjung ke rumah kerabatnya, di Dusun Warung Kulon, RT 06/02, Desa Imbanagara Raya, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, pada Kamis (18/6/2026) malam.
Insiden tersebut langsung memicu kepanikan warga sekitar. Beruntung, tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis dan Personel Pemadam Kebakaran (Damkar) bergerak cepat ke lokasi begitu menerima laporan untuk melakukan evakuasi dramatis.
Baca juga: Seorang Perempuan Terjatuh ke Sumur di Ciamis Saat Mati Lampu
Kronologi Korban Terjatuh Saat Mati Lampu
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ciamis, Ani Supiani, membenarkan adanya peristiwa kecelakaan domestik tersebut.
Menurut Ani, insiden bermula ketika korban sedang bertamu ke rumah salah satu kerabatnya di kawasan Imbanagara.
Nahas, saat kunjungan berlangsung, aliran listrik di wilayah tersebut mendadak padam.
Dalam kondisi yang gelap gulita, korban diduga berjalan tanpa menyadari adanya lubang sumur terbuka di area sekitar rumah saudaranya itu.
"Korban sedang berkunjung ke rumah saudaranya. Saat kejadian kondisi sedang mati lampu sehingga korban tidak mengetahui ada sumur di lokasi tersebut dan akhirnya terjatuh," ujar Ani Supiani saat dikonfirmasi, Jumat (19/6/2026).
Baca juga: Pemadaman Listrik Melanda 17 Kecamatan di Sumedang, Lilin Jadi Pelita dalam Gelap
Evakuasi Berlangsung Dramatis
Menerima laporan darurat dari warga, BPBD Ciamis langsung menerjunkan tim rescue ke lokasi kejadian.
Proses evakuasi berlangsung cukup menegangkan di tengah keterbatasan cahaya.
Sinergi antara petugas BPBD dan Damkar akhirnya membuahkan hasil.
Sejumlah personel yang terjun langsung dalam operasi penyelamatan ini di antaranya Yayan DH, Erik, Agung, Acid, Ibnu, Risky, Ari, Isal, Taufik, dan Awaludin.
Petugas dengan hati-hati turun ke dasar sumur menggunakan peralatan vertical rescue untuk mengangkat tubuh korban.
Setelah berjibaku dengan waktu, Farida berhasil dievakuasi dari dalam sumur dalam kondisi selamat.
Petugas medis di lokasi pun langsung memberikan penanganan dan pendataan lebih lanjut kepada korban.
Imbauan BPBD Ciamis untuk Warga
Belajar dari insiden ini, BPBD Kabupaten Ciamis mengeluarkan imbauan keras kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya warga Tatar Galuh Ciamis.
Ani Supiani meminta masyarakat untuk lebih memperhatikan faktor keselamatan di lingkungan rumah.
"Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap keberadaan sumur maupun lubang terbuka. Terutama saat kondisi gelap atau terjadi pemadaman listrik, pastikan sumur dalam kondisi tertutup rapat guna mencegah terjadinya kecelakaan serupa," pungkasnya. (*)