Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Calvin Louis Erari
TRIBUN-PAPUA.COM, NABIRE – Pemerintah Kabupaten Nabire, Papua Tengah, menjanjikan penghargaan khusus bagi warga yang berani melaporkan praktik penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM), sebagai upaya memburu jaringan mafia yang memicu kelangkaan energi di wilayah tersebut.
Bupati Nabire, Mesak Magai menegaskan, pemerintah tidak akan memberikan toleransi sedikitpun bagi para pelaku penyelewengan.
"Apabila ada yang menemukan oknum yang menimbun BBM, segera laporkan ke kami dan akan diberikan penghargaan," tegas Mesak kepada awak media di Aula Kantor Inspektorat Nabire, Jalan Jenderal Sudirman, Distrik Nabire, Kamis (18/6/2026).
Baca juga: Menteri HAM Natalius Pigai Diminta Turun ke Papua, Yan Mandenas: Jangan Hanya Bicara di Media
Mesak secara terbuka mengajak seluruh masyarakat untuk aktif memantau, mengawasi dan mengawal rantai distribusi BBM di lapangan.
Langkah ini diambil guna menjamin hak masyarakat atas ketersediaan energi tidak dirampas oleh oknum-oknum yang mencari keuntungan pribadi.
Bagi mereka yang berhasil melaporkan praktik penimbunan BBM, akan diberikan penghargaan khusus.
Penghargaan ini merupakan bentuk komitmen nyata dan proteksi pemerintah terhadap keberanian warga yang bertindak sebagai pembongkar kecurangan.
Baca juga: Markas Digeledah, Komandan KKB Papua di Yahukimo Tewas Ditembak
Ketegasan Pemkab Nabire mendapat dukungan dari PT Pertamina Patra Niaga.
Sales Branch Manager (SBM) Papua Tengah 1, Muhamad Rinaldi Suryanto menyatakan pihaknya siap bersinergi mengamankan regulasi daerah demi kemaslahatan publik.
Sementara ini menurut dia, pasokan BBM untuk wilayah Nabire berada dalam kondisi aman.
Penyaluran ke seluruh SPBU terus berjalan secara berkala.
"Jika terjadi penurunan volume, pengisian ulang langsung dilakukan," ujar Renaldi.(*)