Barcelona Tawarkan Bek ke Juventus untuk Tukar Andrea Cambiaso, namun Xabi Alonso Bisa Jadi Kunci untuk Membujuk Sang Full-Back ke Chelsea
Rina Kusumawati June 19, 2026 08:22 AM

Barcelona dan Chelsea dilaporkan siap bersaing langsung untuk mendapatkan tanda tangan bintang Juventus, Andrea Cambiaso. Meskipun menjalani musim dengan performa yang naik-turun di Turin, bek kiri berusia 26 tahun itu tetap menjadi salah satu pemain bertahan paling diminati di Eropa menjelang musim 2026-27.

Barcelona ajukan tawaran tukar pemain yang mengejutkan

Barcelona muncul sebagai pesaing serius untuk mendapatkan full-back Juventus tersebut. Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, raksasa Katalunya itu telah menawarkan bek tengah asal Uruguay, Ronald Araujo, 27 tahun, kepada Juventus sebagai bagian dari kemungkinan kesepakatan pertukaran. Araujo, yang masih terikat kontrak hingga tahun 2031, sudah lama dikagumi di Turin. Ia pernah menjadi target mantan direktur olahraga Cristiano Giuntoli pada Januari 2025 sebelum klub Italia tersebut mengalihkan perhatian mereka ke Lloyd Kelly.

Bagi pelatih Barcelona, Hansi Flick, Cambiaso dianggap sebagai peningkatan teknis yang signifikan dibandingkan opsi bek sayap yang dimiliki saat ini. Sementara Jules Koundé memberikan perlindungan di lini pertahanan dan Joao Cancelo beroperasi di sisi kanan, sektor kiri masih menjadi titik lemah dengan Alejandro Balde serta bek tengah Gerard Martín yang terkadang harus mengisi posisi tersebut. Kemampuan Cambiaso bermain di kedua sisi pertahanan dengan level tinggi menjadikannya sosok ideal untuk sistem taktik Blaugrana.

Faktor Alonso memberi keunggulan bagi Chelsea

Ketika Barcelona mendorong kesepakatan tukar pemain, Chelsea tetap berada dalam perburuan dan bahkan bisa memiliki keunggulan strategis. Klub London itu baru saja menerima pemasukan sebesar €60 juta dari penjualan Marc Cucurella ke Real Madrid, memberikan mereka modal yang cukup untuk memenuhi harga yang diminta. Faktor pendorong utama di balik langkah ini adalah pelatih kepala Xabi Alonso, yang sudah lama mengagumi kemampuan Cambiaso sejak masa kepelatihannya di Madrid.

Alonso melihat sang wing-back sebagai elemen yang sangat cocok untuk sistem permainan posisional ketat yang ia terapkan di Stamford Bridge. Dalam kerangka taktik pelatih asal Spanyol tersebut, bek kiri tidak hanya berfungsi memberikan lebar permainan, tetapi juga sering bergerak ke tengah untuk mengambil peran sebagai pengatur serangan. Peran terbalik seperti inilah yang membuat Cambiaso menampilkan performa terbaiknya di Italia di bawah asuhan Thiago Motta, tepat sebelum Manchester City mulai memantau perkembangannya.

Mengapa Cambiaso tetap menjadi incaran utama di Eropa

Tidak mengherankan jika pemain berusia 26 tahun itu menarik minat dari klub-klub besar, mengingat karakteristik taktiknya yang hampir unik. Para pelatih top di Eropa yang menerapkan gaya permainan ofensif dan dominan menilai kemampuan ruangnya yang luar biasa melampaui statistik biasa. Pelatih tim nasional Italia, Luciano Spalletti, bahkan pernah menggambarkan kualitas tersebut dengan menyebut bek andalannya sebagai seorang “pemain sepak bola 3D”.

Cambiaso tampil dalam 47 pertandingan untuk Juventus di semua kompetisi musim lalu, mencetak tiga gol dan memberikan lima assist.

Tekanan finansial memaksa Juventus mengambil keputusan sulit

CEO Juventus, Giovanni Carnevali, saat ini tengah menghadapi situasi keuangan yang menantang, di mana menghasilkan keuntungan modal menjadi prioritas mendesak bagi klub asal Italia tersebut. Meskipun staf teknis menghargai fleksibilitas Cambiaso, realitas finansial membuatnya menjadi salah satu pemain yang mungkin harus dilepas. Kebutuhan ekonomi inilah yang membuat tawaran uang tunai dari Chelsea berpotensi lebih menarik bagi dewan direksi Juventus dibandingkan tawaran tukar pemain dari Barcelona.

Transfer langsung dengan dana tunai dari klub Premier League akan memberi Juventus fleksibilitas lebih besar di pasar untuk mencari pengganti yang sesuai. Namun, daya tarik mendapatkan Araujo tidak bisa diabaikan sepenuhnya oleh Bianconeri, karena bek asal Uruguay itu akan langsung memberikan solusi terhadap kebutuhan lama mereka di jantung pertahanan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.